Rabu, 14 Desember 2016

Prof Hamam: Santri Harus Jadi Masyarakat Aktif

Yogyakarta, ArrahmahMedia.Com. Bada Maghrib itu, bacaan Al-Quran para santri saling bersahut di Pesantren Mahasiswa Alma Ata, Yogyakarta. Suasana pesantren yang asri dan nyaman, membuat bacaan al-Quran sangat merdu didengarkan.

Pohon-pohon rindang dan bunga yang indah nan wangi menjadi saksi, bacaan al-Quran itu akan mengantarkan para santri mampu menjawab tantangan peradaban dunia. Dengan al-Quran, para santri itu sangat semangat belajarnya untuk meraih prestasi dan siap mengabdi untuk melayani umat.

Prof Hamam: Santri Harus Jadi Masyarakat Aktif (Sumber Gambar : Nu Online)
Prof Hamam: Santri Harus Jadi Masyarakat Aktif (Sumber Gambar : Nu Online)

Prof Hamam: Santri Harus Jadi Masyarakat Aktif

"Globalisasi adalah keniscayaan. Kaum muda santri jangan jadi penonton. Jangan jadi tamu di rumahnya sendiri. Kaum muda harus menjadi masyarakat yang aktif dan siap memberi, jangan lagi menjadi pasif dan diberi," demikian pesan Prof. Dr. KH. Hamam Hadi, Ms.Sc.D, Pengasuh

ArrahmahMedia.Com

Pesantren Mahasiswa Alma Ata, Yogyakarta, kepada santrinya dan generasi muda pesantren, Ahad (30/11) ?

Di tengah pesantren Alma Ata yang bersih dan suasana yang nyaman, Prof Hamam mengajak generasi muda untuk serius dalam membangun peradaban melalui pendidikan. Jangan sampai lengah sedikit pun.

"Dunia ini ladang (bekal) menuju akhirat. Kita siapkan bekal dengan kualitas pendidikan yang unggul dan kompetitif," tegas Prof Hamam yang juga murid dan menantu KH Ali Maksum Krapyak.

ArrahmahMedia.Com

Dengan meningkatkan kualitas pendidikan, lanjut Prof Kiai Hamam, kaum muda pesantren akan mampu berbuat banyak dan memberi banyak untuk mengisi peradaban di masa depan. Dengan memberi banyak inilah, kaum muda pesantren akan menjadi penentu arah peradaban dunia.

"Saya yakin, dengan pendidikan yang berkualitas, kita bisa memberi banyak bagi peradaban dunia," tegasnya.

Tak lupa, Prof Kiai Hamam juga mengingatkan kaum muda nahdliyyin dan pesantren untuk bersiap menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Lagi-lagi, bagi beliau, generasi yang lahir dari pendidikan berkualitas pasti siap menjawab MEA.

"Generasi pesantren harus mempunyai daya saing tinggi. Kita harus yakin dan kita siap menjawab tantangan globalisasi, termasuk MEA," pungkas Guru Besar UGM ini. (madun/abdullah)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Santri, Doa ArrahmahMedia.Com

Arrahmah Media ArrahmahCom.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs ArrahmahMedia.Com sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik ArrahmahMedia.Com. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan ArrahmahMedia.Com dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock