Sabtu, 17 Maret 2018

Serukan Ranting Ansor Peringati Maulid Nabi

Probolinggo, ArrahmahMedia.Com. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo menyerukan kepada semua pengurus jajaran ranting di wilayah kerja kecamatan untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan mengisinya dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi warga nahdliyin.

Serukan Ranting Ansor Peringati Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Serukan Ranting Ansor Peringati Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Serukan Ranting Ansor Peringati Maulid Nabi

“Agungkanlah peringatan hari kelahiran Baginda Rasulullah SAW ini dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan tradisi dari pendiri NU. Tradisi NU ini harus terus dipertahankan oleh pemuda Ansor. Oleh karenanya, pemuda itu harus banyak belajar dari orang yang lebih tua,” ujar Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Dringu Mahfud Hidayatullah kepada ArrahmahMedia.Com, Selasa (22/1).

Menurut Mahfud, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya dilakukan oleh masyarakat yang ada di perkotaan saja tetapi juga dilakukan warga nahdliyin di pelosok-pelosok desa. Momentum bersejarah tersebut bahkan diperingati dengan sangat menarik. Masyarakat desa biasanya membawa makanan, kue dan buah-buahan yang kemudian dikumpulkan di musholla maupun masjid setempat.

ArrahmahMedia.Com

“Biasanya setelah terkumpul semua, selanjutnya dilakukan pembacaan sholawat Nabi (srakalan) secara bersama-sama. Masyarakat di desa mempercayai pada saat pembacaan tersebut, ruh Nabi Muhammad SAW akan hadir untuk memberikan rahmat,” jelasnya.

ArrahmahMedia.Com

Tidak berhenti sampai disitu saja, sebab setelah prosesi pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW selesai tandas Mahfud, barang bawaan tadi ditukar dengan barang bawaan tetangga sekitar untuk dimakan bersama-sama.

“Disitulah tercipta tali silaturahim antar sesama warga nahdliyin. Tanpa melihat status, mereka makan bersama-sama dalam satu wadah. Dan tradisi itu tidak bisa dihilangkan karena itu tradisi NU,” terangnya.

Untuk tahun ini, PAC GP Ansor Kecamatan Dringu berencana akan memberikan santunan kepada fakir miskin, anak yatim dan kaum dhuafa. Santunan tersebut akan diwujudkan dalam bentuk pakaian maupun makanan tergantung porsi kebutuhan dari masing-masing warga nahdliyin.

“Santunan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemuda Ansor Kecamatan Dringu kepada warga yang sangat membutuhkan. Harapannya, santunan ini dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tandasnya.

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Fragmen, Pondok Pesantren ArrahmahMedia.Com

Kamis, 15 Maret 2018

Rawan Bencana, PMII Subang Desak Pemda Bentuk BPBD

Subang, ArrahmahMedia.Com. Puluhan mahasiwa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar audiensi bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang Beny Rudiono di kantornya.

"Ya intinya kita silaturahmi, selain itu ada beberapa poin yang kita dorongkan untuk kemajukan Kabupaten Subang," ujar Ketua PC PMII Kabupaten Subang Abdul Nasir, Kamis (5/2/2015).

Rawan Bencana, PMII Subang Desak Pemda Bentuk BPBD (Sumber Gambar : Nu Online)
Rawan Bencana, PMII Subang Desak Pemda Bentuk BPBD (Sumber Gambar : Nu Online)

Rawan Bencana, PMII Subang Desak Pemda Bentuk BPBD

Pihaknya juga menyoroti soal kondisi Subang yang merupakan daerah rawan bencana alam seperti longsor, banjir, angin puting beliung, dan banjir rob. "Maka kami sepakat meminta Pemda Subang untuk segera membentuk Badan Penangulanan Bencana Daerah atau BPBD," kata Nasir.

ArrahmahMedia.Com

Subang merupakan daerah yang cukup luas, yakni terdiri dari 30 kecamatan, 225 desa/ kelurahan, juga  memiliki sekitar 1,5 Juta penduduk. Menurutnya, banyak warga, khusunya di wilayah Pantura, mengeluhkan terkait jauhnya pelayanan kesehatan.

ArrahmahMedia.Com

"Untuk itu, kami meminta kepada Pemda Subang, disampaikan kepada ketua DPRD Subang, untuk segera membentuk rumah sakit umum, khususnya di wilayah pantura, dan adanya damkar (pemadam kebakaran) di setiap kecamatan minimal satu mobil damkar di setiap kecamatan atau di tiga zona Subang, hal itu seiring dengan seringnya peristiwa kebarakaran di wilayah Subang," ujarnya.

Aspirasi  lain yang disampaikan kepada ketua DPRD Subang, tambah Nasir, adalah mendorong DPRD Subang segera menyusun peraturan daerah (Perda) tentang minuman keras (Miras). "Itu kami sampaikan, supaya miras  di Subang tidak beredar seenaknya, sebab miras lah yang menyebabkan moralitas bangsa atau Subang ini akan rusak," paparnya

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Beny Rudiono, mengapersiasi atas aspirasi yang di sampaikan sahabat-sahbat PMII Kabupaten Subang. "Saya bangga dengan kehadiran mahasiswa ke rungan saya, dengan menyampaikan aspirasi untuk kemajuan Kabupaten Subang," katanya.

Menanggapi beberapa poin yang disampaikan oleh sahabat-sahabat PMII, Beny, berjanji bahwa masukan yang konsturkif itu, akan ia tindaklanjuti semaksimal mungkin. "Bahkan untuk Perda miras dalam waktu dekat akan segera diterbitkan, begitupun dengan BPBD, betul karena Subang rawan bencana kami sudah meminta kepada Bupati  tahun ini atau 2015 Subang harus sudah memiliki BPBD," pungkasnya. (Zenal Mutaqin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Ubudiyah, Khutbah ArrahmahMedia.Com

Jumat, 09 Maret 2018

Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses

Probolinggo, ArrahmahMedia.Com. Dalam rangka ikut mendukung suksesnya pemilu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat di Jalan Panglima Sudirman 440 Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (3/04).

Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses (Sumber Gambar : Nu Online)
Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses (Sumber Gambar : Nu Online)

Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses

Agenda silaturahmi ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan moral kepada Komisioner KPUD Kabupaten? Probolinggo yang baru dilantik 30 Maret 2014 kemarin.

Pagi itu kunjungan ke kantor KPUD diikuti sejumlah jajaran PC PMII Probolinggo, antara lain Ketua PC PMII Probolinggo Muhammad Towil, Sekretaris PC PMII Probolinggo Muhamat Sahidin, Ketua Bidang Kaderisasi PC PMII Probolinggo Beny Yusman, Wakil Bendahara PC PMII Probolinggo Ahmad Yani, dan Biro Kaderisasi Korp PMII Putri (Kopri) PMII Probolinggo Linda Indriyana.

ArrahmahMedia.Com

Kepada komisioner KPUD, Ketua PC PMII Probolinggo Muhammad Towil menegaskan tentang komitmen PMII yang akan mendukung penuh kerja-kerja KPU. “PMII siap membantu mensukseskan pemilu, ” katanya.

Sebagai KPU yang baru dilantik, kata Towil, KPU lumrah butuh dukungan moril. Namun, menurut Towil, PMII tetap akan melakukan kontrol sosial kepada KPUD. “KPU harus bekerja dengan optimal. Sesuai kode etik. Jika nanti dalam menjalankan tugasnya KPU terindikasi melanggar undang-undang dan kode etik, PMII siap melakukan aksi protes turun jalan di kemudian hari,” tegas Towil.

ArrahmahMedia.Com

Dalam kesempatan ini, PC PMII Probolinggo bertemu dengan empat komisioner KPUD, yakni Isfak Yulianto, Ainul Yaqin, Sugeng, dan Erfan Ghazi. Muhammad Zubaidi selaku ketua KPUD Kabupaten Probolinggo tidak bisa menemui, karena mengawal pengiriman logistik ke beberapa kecamatan setempat.

Ainul Yaqin perwakilan komisioner KPUD menyampaikan terima kasih atas dukungan moril PMII Probolinggo. Menurutnya, KPUD ke depan butuh kerja sama dari semua pemangku kepentingan yang ada demi kesuksesan pemilu.

“Terima kasih atas dukungan morilnya. Kerja sama harus preventif. Jangan menunggu kami melakukan kesalahan. (Jika) terindikasi ke sana saja, silahkan peringati kami. Inilah yang disebut mitra itu,” kata Ainul. ?

Ainul menambahkan, peran PMII Probolinggo diharapakan juga mendorong aksi pemilu damai. “Saya harap semua bekerja sama untuk pemilu bermartabat dan berkualitas,” pungkasnya.? (Beny/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Pertandingan, Hikmah, Hadits ArrahmahMedia.Com

Kamis, 08 Maret 2018

Masih Banyak Laki-laki Tidak Jumatan di Aceh

Banda Aceh, ArrahmahMedia.Com. Warga minta kepada pihak Dinas Syariat Islam dan Wilayatul Hisbah (WH) Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) agar sosialisasi seputar salat Jumat lebih diperketat kembali, karena masih banyak umat Islam, khususnya laki-laki tidak melaksanakan ibadah wajib tersebut.

Lia, seorang warga Lamgugop di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan, seharusnya pihak Dinas Syariat Islam dan WH Aceh lebih memperketat sosialisasi salat Jumat, karena selama ini lebih banyak sosialisasi untuk perempuan saja, baik masalah baju ketat maupun pacaran, sementara untuk laki-laki, khususnya salat Jumat sangat minim.

"Mereka lebih memperhatikan masalah khalwat dan minuman keras, padahal kita semua tahu bahwa hukum salat Jumat bagi laki-laki adalah wajib. Saya berharap agar Dinas Syariat Islam dan WH lebih memperhatikan hal itu," katanya.

Masih Banyak Laki-laki Tidak Jumatan di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
Masih Banyak Laki-laki Tidak Jumatan di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)

Masih Banyak Laki-laki Tidak Jumatan di Aceh

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Syariat Islam Aceh melalui Kabag Humasnya, Wirzaini Usman mengatakan, semua pihak harus bertanggung jawab dalam hal ini, misalnya pihak keluarga harus menjaga anaknya ketika waktu salat tiba dan ini bukan semata-mata tugas WH saja akan tetapi kewajiban bersama demi penegakan Syariat Islam.

Ia juga menyebutkan, selama ini pihaknya bukan menyepelekan masalah salat Jumat, akan tetapi perbuatan maksiat yang menjurus kepada zina atau pakaian ketat lebih banyak bahayanya daripada orang-orang yang tidak salat.

ArrahmahMedia.Com

Disebutkan, orang-orang yang tidak shalat tidak ada pengaruhnya bagi orang lain, akan tetapi jika ada seorang wanita yang memakai pakaian ketat maka akan menimbulkan fitnah dan bisa menimbulkan dosa bagi orang lain dan khususnya laki-laki dan dari itulah timbul perzinaan dan bisa jadi pemerkosaan.

"Sejauh ini pihak kami juga telah melakukan sosialisasi setiap Jumat dengan cara mengimbau masyarakat, khususnya laki-laki agar melaksanakan salat Jumat ketika sampai waktunya yaitu dengan patroli rutin yang disebut siaran keliling Jumat," katanya.

"Kalau seandainya ada masyarakat yang kedapatan meninggalkan salat Jumat tiga kali berturut-turut maka kita juga akan memberikan sanksi berupa cambuk atau dipenjara selama enam bulan. Untuk ke depan kita akan meningkatkan sosialisasi dan WH, khususnya personil perempuan akan bekerja sama dengan Polwan Poltabes untuk turun ke lapangan mengatasi masalah ini," ujarnya. (ant/ndi)

ArrahmahMedia.Com

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Quote, Nahdlatul ArrahmahMedia.Com

Selasa, 06 Maret 2018

Penistaan Agama Ada dalam Perilaku

Way Kanan, ArrahmahMedia.Com. Penistaan agama sejatinya tidak saja dalam bentuk pernyataan, namun juga melalui perilaku dan itu sering luput dari perhatian. Salah satu contoh ialah abai terhadap persoalan lingkungan hidup. ? Itu salah satu bentuk penistaan agama dan kitab suci. Termasuk sikap anarkis, bengis, dan kesewenang-wenangan.

Penistaan Agama Ada dalam Perilaku (Sumber Gambar : Nu Online)
Penistaan Agama Ada dalam Perilaku (Sumber Gambar : Nu Online)

Penistaan Agama Ada dalam Perilaku

Hal ini disampaikan oleh penggiat Jaringan Islam Antidiskriminasi (JIAD) Lampung, Gatot Arifianto, di Bandar Lampung, Ahad (30/10).

"Tapi tenang saja, tidak akan ada yang mendemo. Jadi lanjutkan saja penistaan itu terus menerus dengan membuang sampah sembarangan," sindir penggiat Gusdurian Lampung itu.

The Pew Forum on Religion & Public Life pada 2010 mencatat Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim tertinggi. Dari 205 juta penduduk Indonesia, dilaporkan sedikitnya 88,1 persen beragama Islam. Jumlah tersebut mencapai 12,7 persen dari populasi muslim dunia.

ArrahmahMedia.Com

"Fakta tersebut tentu membanggakan. Tapi sekaligus mencengangkan," kata Ketua PC GP Ansor Way Kanan, Lampung itu pula.

Pada 2015, lanjutnya, Jambeck mencatat Indonesia menempati peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut, mencapai sebesar 187,2 juta ton setelah Cina yang mencapai 262,9 juta ton.

Sebelum itu, Guinness Book, pada 2008 mencatat Indonesia sebagai negara dengan tingkat kehancuran hutan tercepat di antara negara-negara yang memiliki 90 persen dari sisa hutan di dunia atau menghancurkan luas hutan setara dengan 300 lapangan sepakbola setiap jamnya.

Termasuk kejahatan lingkungan melalui kesewenang-wenangan mengubah tata ruang tanpa mempertimbangkan karakteristik ekologi seperti reklamasi berdampak buruk di sejumlah daerah.Tingkat pencemaran lingkungan akibat pengelolaan sampah di Indonesia bahkan diibaratkan sebagaimana kanker memasuki stadium IV.

"Fakta-fakta tersebut patut direnungkan setiap individu muslim negeri ini sebagai bahan untuk menggugat diri masing-masing. Benarkah kita (umat Islam) sama sekali tidak pernah menistakan agama dan Al Quran? Sudahkah kita bijak mengelola sampah organik dan anorganik di rumah masing-masing?" ujar dia lagi.

ArrahmahMedia.Com

Padahal, perilaku-perilaku mengabaikan kebersihan juga jelas-jelas bertentangan dengan sejumlah ayat suci Al Quran, seperti ? Al-Maidah ayat 6 dan Al-Taubah ayat 108.

Ia menduga, masyarakat muslim Indonesia yang kurang kerjaan mencuci plastik bekas bungkus sayuran dan memanfaatkannya sebagai ecobricks seperti Russell Maier dari Kanada untuk mengurangi pencemaran tanah hingga pembakaran yang memacu timbulnya efek rumah kaca dan juga merusak lapisan bumi (ozon) serta dapat memicu sel kanker, ? tidak sampai 10 persen.

"Berapa juga dari kita memanfaatkan popok bekas dengan bijak? Nyamankah dengan bungkus snack dalam mobil dan angkutan atau justru kita bergegas membuangnya lewat jendela serampung disantap? Kenapa juga pembalakan liar masih berlangsung? Seberapa kontinu majelis-majelis atau pengajian-pengajian menyampaikan persoalan lingkungan hidup yang jelas berhubungan dengan masa depan manusia?" ujar Gatot lagi.

Jika tidak ada pengabaian dan pengingkaran terhadap QS Al-Rum [30]: 41: "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan-tangan manusia, supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)," beragam persoalan lingkungan hidup tidak akan terjadi di Indonesia.

"Benarkah masyarakat muslim Indonesia mempercayai ayat tersebut? Jika percaya, selokan dan sungai-sungai terjaga bersih, jalan-jalan bebas sampah, terumbu karang tidak dirusak, hutan-hutan tidak dijarah adalah niscaya. Tapi adakah itu terjadi? Pengajaran Islam seolah masih sangat bertumpu pada fiqh yang sangat kurang berorientasi pada lingkungan. Serta, pemimpin-pemimpin agama telah gagal menjadi tauladan dalam hal ini," kata dia lagi.

Gatot menambahkan, demontrasi ialah sah dan sesuai undang-undang kebebasan berserikat serta menyatakan pendapat. Dugaan penistaan agama dilakukan Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang telah meminta maaf sebaiknya dirampungkan secara hukum.

"Masih banyak persoalan bangsa perlu diselesaikan dan membutuhkan energi besar, seperti ilegal logging, fishing, mining hingga korupsi yang bertentangan dengan QS Al-Muminun [23] : 94 yang artinya: Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim. Kenapa persoalan-persoalan tersebut, bahkan sampah yang setiap hari di depan mata tidak pernah disikapi serius dan gaduh seperti ribuan orang mengeroyok satu orang?" ujarnya. (Syuhud Tsaqafi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Sejarah ArrahmahMedia.Com

Minggu, 04 Maret 2018

Permainan Edukatif Hasilkan Anak Pintar dan Kreatif

Demak, ArrahmahMedia.Com



Telah terbukti secara faktual maupun ilmiah, permainan yang mengandung nilai pendidikan (edukatif) terbukti membuat anak menjadi pintar dan kreatif. Karena itu setiap guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) didorong untuk terus meningkatkan kreativitasnya dalam mendidik dan menciptakan Alat Permainan Edukatif (APE).

Permainan Edukatif Hasilkan Anak Pintar dan Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)
Permainan Edukatif Hasilkan Anak Pintar dan Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)

Permainan Edukatif Hasilkan Anak Pintar dan Kreatif

Salah satu lembaga yang konsen mengabdi pada peningkatan mutu PAUD di Indonesia, Ananda Marga Universal Relief Team (AMURT) Indonesia, kemarin, Sabtu (30/4) mengundang para guru PAUD se-Kabupaten Demak dan Kota Semarang untuk memamerkan APE hasil buatan mereka dalam acara bertajuk Galeri APE.?

Bertempat di gedung BKPP Kabupaten Demak, sebanyak 212 guru yang hadir mewakili lembaga PAUD dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI). APE yang mereka bawa dinilai oleh tim AMURT, dan para guru saling mengunjungi galeri pamer APE mereka, saling memberi masukan dan saran perbaikan.?

Meriah sekali suasananya, aneka rupa dan warna ratusan APE yang dipamerkan tak hanya memenuhi ruangan gedung, melainkan hingga di halaman gedung pelatihan tersebut, hingga meluber ke luar tempat yang diberi tenda, sampai di lapangan dan di bawah pepohonan.?

Terlebih APE yang berwujud alat permainan untuk menstimulasi otot dan syaraf motorik kasar anak, ditempatkan di lapangan gedung karena membutuhkan ruang yang cukup luas. Seperti APE berbentuk terowongan yang terbuat dari anyaman bambu, dilengkapi sebuah miniatur sarana publik yaitu terminal dan pasar.?

ArrahmahMedia.Com

Ada pula ban-ban motor bekas yang disanggga dengan potongan bambu, digunakan untuk melatih anak merangkak menyusuri lubang ban atau melangkahi ban-ban tersebut dalam jarak tertentu untuk melatih kekuatan kaki dan keseimbangan tubuh. Semua dicat warna-warni dan dihias bendera, ronce, boneka dan aneka pernak-pernik yang menarik minat anak-anak.?

Dipamerkan pula alat permainan engklek versi modern. Jika engklek model tradisional hanya garis-garis kotak atau lingkaran di atas tanah atau lantai keras, engklek versi modern ini berupa lembaran plastik MMT yang dibuat warna-warni yang bisa dipakai di dalam ruangan, bisa dimainkan siang atau malam hari. Di dalam bidang garis-garisnya ada gambar binatang, pepohonan, angka dan huruf, dilengkapi pula dengan dadu besar untuk dilempar di kotak sesuai angka yang keluar dari lemparan dadu.?

Riuh sekali para guru saling berkunjung, melihat-lihat dan mendiskusikan ratusan APE yang dipamerkan tersebut. Para pembuat APE juga tampak sumringah memberi penjelasan atas pertanyaan dari para guru yang mengunjungi stand pamerannya. Tanya jawab tentang bagaimana cara membuatnya, berapa biayanya, dan minta diberi contoh cara memainkannya serta apa manfaat dari permainan itu. Aneka masukan dijadikan bahan merevisi atau membuat APE versi berikutnya yang lebih bagus tentunya.?

Fasilitator AMURT Indonesia Tika Amalia Fitriani (22) menyatakan puas atas suksesnya Galeri APE tersebut. Ia bersama para leader AMURT Indonesia yang memang biasa mendampingi PAUD di beberapa wilayah, menjadikan acara itu untuk memberi penilaian, evaluasi serta sekaligus memotivasi para guru PAUD untuk terus berkarya dan mendidik generasi terbaik Indonesia di masa terbaik mereka, yaitu usia dini.?

ArrahmahMedia.Com

"Kami mengajak setiap guru PAUD dan orang tua untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak di usia emas mereka. Kami tadi bagikan poster bergambar tentang tahapan perkembangan anak dan berbagai model APE. Terima kasih untuk para guru PAUD yang luar biasa pengabdiannya, tutur gadis lulusan Jurusan PAUD Universitas Negeri Jakarta ini.?

Ia tambahkan, gelar APE ini akan dilanjutkan dengan lomba APE pada 11 Mei mendatang.?

Pemerintah Perlu Diingatkan Tanggungjawabnya

Pelayanan pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab pemerintah. Di setiap Pemerintah Daerah maupun di Pemerintah Pusat, sudah ada unit yang membidangi PAUD. Anggarannya juga besar dan setiap tahun selalu bertambah. Namun layanan dari pemerintah itu belum dirasakan maksimal oleh para pengabdi PAUD. Baik lembaga PAUD maupun guru-guru PAUD, masih sedikit yang terlayani program dari Dinas yang membidangi PAUD. Baik pelatihan, pemberian fasilitas pendidikan, maupun pembangunan sarananya.?

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Semarang Rr Evi Trisnowati, S.Pd menyampaikan aspirasi para guru PAUD tersebut saat menghadiri Pembukaan Galeri APE. Ia mengatakan, program pemerintah selain masih sedikit, juga kualitasnya perlu ditingkatkan. Misal dalam memberi pelatihan, umumnya hanya kegiatan pelatihan di suatu tempat, setelah itu lepas tanpa ada pendampingan.?

Sedangkan yang dikerjakan AMURT Indonesia, dia memberi perbandingan, tidak hanya memberi pelatihan di suatu tempat dalam waktu satu atau dua hari, melainkan terus mendampingi sampai setiap PAUD dampingan betul-betul menerapkan materi pelatihan, lengkap beserta kemampuan para gurunya mendidik murid-murid dengan metode yang telah dilatihkan. Juga evaluasi atas hasilnya dengan mengukur perubahan kemampuan para peserta didiknya. Plus mengukur kreativitasnya dalam kemampuan membuat APE dari barang-barang bekas.?

Pemerintah punya unit yang membidangi PAUD dan memiliki anggaran besar. Perlu didorong agar menjalankan kewajibannya melayani PAUD secara bagus dalam kualitas maupun kuantitasnya, tutur pengabdi PAUD selama 4 tahun ini.?

Sementara itu, Kasi Pendidikan non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Demak Sarwadi, M.Pd saat memberikan sambutan menyampaikan, pemerintah punya semangat dan jiwa yang sama dengan para guru PAUD dalam memberi layanan pendidikan terbaik untuk para putra putri bangsa. Ia katakan, masa depan negara tergantung pada masa depan generasi mudanya. Masa depan generasi mudanya tergantung pada hasil pendidikan di usia dini mereka. Maka satu satunya cara mempersiapkan generasi terbaik bangsa adalah membina PAUD yang sebagus bagusnya.?

Ia juga memberi penghargaan atas segala kebaikan para guru PAUD yang tulus mengabdi, ikhlas mendidik. Benar-benar wujud pahlawan tanpa tanda jasa.?

Ciri guru PAUD itu kreatif. Guru selain PAUD, bahkan dosen, tidak dituntut kreatif setinggi guru PAUD. Dan guru PAUD itu pasti orang-orang yang tulus, ikhlas mengabdikan ilmunya. Salut untuk Ibu-ibu semua, tuturnya kepada hadirin yang semuanya kaum ibu.?

Sarwadi yang humoris dan suka mengajak senyum menutup pidatonya dengan meneriakkan yel-yel semangat khas anak PAUD. (Ichwan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Jadwal Kajian ArrahmahMedia.Com

Jumat, 02 Maret 2018

Jama’ah Thariqah Al-Khidmah Kudus Gelar Rapat Kerja Daerah

Kudus, ArrahmahMedia.Com. Organisasi jamaah Thoriqoh Al-Khidmah kabupaten Kudus merupakan bagian dari jamaah Al Khidmah Surabaya yang diprakarsai oleh KH A Asrori Al Ishaqi. Al Khidmah yang mewadahi para jamaah pengamal ajaran Ahlussunnah Waljamaah dan berthoriqoh Qadiriyah wa Naqsyabandiyah ini baru saja menggelar Rapat Kerja Daerah, Ahad (6/9) di Aula Gedung PC NU Kudus.

Jama’ah Thariqah Al-Khidmah Kudus Gelar Rapat Kerja Daerah (Sumber Gambar : Nu Online)
Jama’ah Thariqah Al-Khidmah Kudus Gelar Rapat Kerja Daerah (Sumber Gambar : Nu Online)

Jama’ah Thariqah Al-Khidmah Kudus Gelar Rapat Kerja Daerah

H Fajar Nugroho, Wakil Ketua Al-Khidmah Kudus mengatakan, bahwa ini merupakan agenda kelanjutan setelah pemilihan pengurus bulan Juli lalu. "Rakerda ini adalah tindak lanjut dari kegiatan Musyawarah Cabang yang kami laksanakan pada 25 Juli 2015 lalu. Muscab waktu itu menghasilkan terpilihnya Ketua H Supriyanto, Wakil Ketua saya sendiri, dan Sekretaris Miftahus Surur," jelasnya.

Fajar menernakan, jamaah Al-Khidmah sendiri memiliki visi untuk mengajak masyarakat agar gemar berdzikir. Selain itu, menjadikan jamaah berakhlakul karimah dan istiqamah dalam beribadah. Harapannya kita benar-benar mampu menjadi Islam rahmatan lil alamin, dengan mengedepankan kejujuran dan tanpa kepentingan, kita khusnunniyyah dan khusnulkhuluq.

ArrahmahMedia.Com

Rakerda tersebut membahas materi program kerja masa khidmah 2015-2019, yakni bidang keorganisasian, bidang kegiatan, usaha dan dana. Di antara bidang keorganisasian menyebutkan peningkatan penataan administrasi organisasi dan administrasi kegiatan, mendaftarkan organisasi Al-Khidmah Daerah Kudus secara kelembagaan ke Pemerintah Daerah Kebupaten Kudus.

Bidang kegiatan menyebutkan bahwa pengurus thoriqoh meningkatkan kualitas dan kuantitas jamaah pada majelis Manaqib Istikomah dan majelis shalat tasbih di Masjid Agung Kudus. Juga disebutkan pelaksaan agenda majelis Haul Akbar Kabupaten Kudus yang direncanakan berlangsung pada tanggal 18 September mendatang di Alun-alun simpang tujuh.

ArrahmahMedia.Com

Rakerda yang mengusung tema "Dengan Rakerda Kita Tingkatkan Semangat Berkhidmah Demi Membahagiakan Guru-guru Kita" ini dihadiri oleh para pengurus daerah, pengurus cabang di sembilan kecamatan se-Kudus, serta Kepala Kantor Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus, Jati Soelichah. (Istahiyyah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Kajian Islam ArrahmahMedia.Com

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs ArrahmahMedia.Com sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik ArrahmahMedia.Com. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan ArrahmahMedia.Com dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock