Yogyakarta, ArrahmahMedia.Com. Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU) kembali menerima kunjungan tamu dari luar negeri. Selasa (11/11), giliran para guru besar yang mengajar di beberapa universitas di Afganistan bertandang ke kantor PWNU DIY.
| NU DIY Terima Kunjungan Sembilan Cendekiawan Afganistan (Sumber Gambar : Nu Online) |
NU DIY Terima Kunjungan Sembilan Cendekiawan Afganistan
Para dosen yang berjumlah sembilan orang itu disambut pengurus PWNU DIY, antara lain Sahiron Syamsuddin, Mukhtar Salim, Faturrachman dan Suharto Juwaini, di kantor yang beralamat di Jalan MT Haryono No. 40-42 Yogyakarta.Sahiron Syamsuddin menyebutkan, kedatangan mereka adalah dalam rangka mengenal perkembangan Islam di Indonesia dari Nahdlatul Ulama (NU). Mereka menanyakan seputar sejarah dan perkembangan NU, termasuk soal hubungan NU dengan ormas lain.
ArrahmahMedia.Com
"Banyak pertanyaan yang diajukan kepada kami. Tapi saya tegaskan, NU adalah organisasi Islam moderat yang rahmatan lil alamin. NU tidak membenarkan tindakan-tindakan radikal," tutur Sahiron seusai pertemuan.Ia juga menambahkan, NU tidak memiliki hubungan dengan organisasi-organisasi Islam di luar negeri, seperti Wahabi, Ikhwanul Muslimun atau yang lainnya. "Dengan adanya kunjungan seperti ini NU bisa memberikan pemahaman Islam yang damai dan moderat ala NU," katanya. (Suhendra/Mahbib)
Ilustrasi: Dua ulama Afganistan saat bersilaturrahmi ke kantor PBNU Jakarta
ArrahmahMedia.Com
Dari Nu Online: nu.or.idArrahmahMedia.Com Pesantren, Quote, Humor Islam ArrahmahMedia.Com
