Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Januari 2018

Ini Doa Rasulullah SAW di Akhir Tahun

Tahun 1437 H segera berakhir. Kita sesaat lagi akan memasuki awal tahun 1438 H. Ada baiknya? kalau kita mengakhiri tahun ini dengan pengakuan dosa dan permohonan ampun kepada Allah. Dan baik pula kalau kita memohon penerimaan amal baik kita yang serba kurang itu. Berikut ini doa yang dibaca Rasulullah SAW di akhir tahun.

Doa ini dicantumkan oleh Sayid Utsman bin Yahya dalam karyanya Maslakul Akhyar sebagai berikut.

Ini Doa Rasulullah SAW di Akhir Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Doa Rasulullah SAW di Akhir Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Doa Rasulullah SAW di Akhir Tahun

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

ArrahmahMedia.Com

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.



Artinya, “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Karenanya aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku.

ArrahmahMedia.Com

Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah pupuskan harapanku. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Doa yang dibaca sebanyak tiga kali ini diharapkan menjadi akhir tahun yang baik. Semoga Allah menerima doa yang kita baca di akhir Dzulhijjah tahun ini. Wallahu a’lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Amalan, Tokoh ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 27 Januari 2018

Jejak Islam di Kamboja (3): Perjuangan Pesantren Qur’an di Phnom Penh

Phnom Penh,ArrahmahMedia.Com

Hampir dua tahun ini, Ustadz Amir mendirikan pesantren Al-Qur’an yang bernama Jami’ul Muslimin. Imam Masjid Al-Jamee’ Al-Islami itu dibantu oleh Nashirin Syamsuddin, yakni pemuda yang pernah mondok selama 5 tahun di pesantren Sabilul Mukhlasin Magelang, pada 2009 hingga 2014 lalu.

Berbeda dengan di Indonesia, istilah pondok pesantren di Kamboja lebih dikenal dengan sebutan “madrasah”. Adapun istilah santri dalam bahasa Khmer (bahasa lokal Kamboja) dinamakan konsah, sedangkan untuk istilah kiai atau ustadz disebut sebagai "tun" atau "kru", namun istilah kru maknanya lebih luas, seperti guru-guru di sekolah umum.

Jejak Islam di Kamboja (3): Perjuangan Pesantren Qur’an di Phnom Penh (Sumber Gambar : Nu Online)
Jejak Islam di Kamboja (3): Perjuangan Pesantren Qur’an di Phnom Penh (Sumber Gambar : Nu Online)

Jejak Islam di Kamboja (3): Perjuangan Pesantren Qur’an di Phnom Penh

Pesantren Jamiul Muslimin didirikan sebagai tempat untuk fokus menghafalkan Al-Quran. Tujuan pendirian pesantren ini untuk ‘menghidupkan’ lingkungan tengah kota Phnom Penh yang masyarakatnya mayoritas beragama Buddha. Santri-santri di pesantren ini hanya berjumlah 20 orang dimana rata-rata berusia di bawah 17 tahun.Mereka semua berasal dari berbagai daerah di Kamboja.

ArrahmahMedia.Com

Nashirin mengatakan, dengan bahasa Melayu yang lumayan fasih, rencananya kelak setelah khatam hafal Al-Qur’an,santri-santri remaja didikannya itu akan dikirim ke berbagai daerah Kamboja untuk menjadi ustadz. Sebenarnya banyak muslim Kamboja yang mencari lembaga pendidikan Islam semacam pesantren. Hanya saja akses serta jumlah pesantren di sana memang masih sedikit.

ArrahmahMedia.Com

Selain itu, Nashirin yang juga sebagai pembina pesantren Jamiul Muslimin itu mengaku berani menerima 100 santri, namun masalahnya tempatsekarang digunakan tidak mendukung.Di samping itu  tempat tinggal santri juga saat ini masih dalam kompleks masjid. Untuk kegiatan santri selain menghafal Al-Quran, mereka juga mendapatkan jadwal untuk menjadi imam shalat Hajat, bersih lingkungan masjid, dan sebagainya. Beberapa santri ada mempunyai kebiasaan berpuasa sunnah Senin dan Kamis.

Perkembangan Hubungan Keagamaan

Dalam topik lain,Ustadz Amir menambahkan bahwa sekitar sepuluh tahun ini sudah masuk paham Wahabi di kalangan muslim Kamboja, namunjumlah mereka tidak banyak serta tidak berani melakukan hal-hal yang tidak diinginkan oleh mayoritas muslim Kamboja yang mayoritas bermazhab Syafiiyah. Situasinya mungkin tak separah paham Wahabi di Indonesia yang sering kali meresahkan masyarakat muslim yang gemar menjalankan tradisi serta ajaran ulama Aswaja dan Wali Songo.

Saya sendiri sebenarnya penasaran tentang keberadaan makam ulama atau wali yang ada di kawasan ibu kota Phnom Penh Kamboja, namun Ustadz Amir tidak mengetahui secara pasti hal yang saya tanyakan itu.

Ia hanya menceritakan bahwa dahulu pernah hidup seorang alim yang bernama Haji Muhammad Kacik Shagid. Tokoh ini dikenal sebagai ulama yang bisa mengetahui artikicauan-kicauan burung.

Dikisahkan dahulu burung-burung biasanya memberikan informasi tertentu yang hendak disampaikan ke penduduk, dan hanya Haji Muhammad Kacik Shagid yang bisa memahami  kicauan burung. Sayangnya,ulama ini tersebut termasuk di antaranya ulama yang dibunuh oleh rezim Pol Pot. Sayangnya lagi, sosok yang punya karomah tersebut makamnya tidak ditemukan sampai sekarang.

Lebih jauh, dalam pandangan ustadz Amir hubungan muslim dengan umat Buddha di Kamboja sampai hari ini tetap terjalin dengan baik. Semenjak berakhir perang saudara yang dahulu pernah terjadi di Kamboja sebab kudeta yang terjadi beberap kali, hingga saat ini tidak ada pergesekan atau konflik antara kedua agama tersebut.

Apalagi Perdana Menteri Kamboja Han Sen juga membebaskan Muslim Kamboja untuk mendirikan masjid dan melaksanakan kegiatan keislaman, termasuk juga sekarang membolehkan anak perempuan memakai jilbab ke sekolah.

Dalam kesempatan selanjutnya, saya hendak mengunjungi kawasan KM. 7, Chrang Chromres, Phnom Penh, dimana kawasan mayoritas tersebut dihuni oleh muslim. Sebagaimana informasi dari dari Ustadz Amir, banyak jejak Islam dan aktivitas muslim Kamboja yang bisa digali lebih banyak di kawasan tersebut. (M. Zidni Nafi’, santri asal Qudsiyyah Kudus, peserta Program Pemuda Magang Luar Negeri 2017 dari Kemenpora RI)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Kajian, Ubudiyah, Amalan ArrahmahMedia.Com

Kamis, 25 Januari 2018

Cak Nun: Matematika Termasuk Pelajaran Agama

Kudus, ArrahmahMedia.Com. Emha Ainun Nadjib, budayawan asal Jombang melontarkan pertanyaan kepada Nea, siswi SMPN 1 Dawe, Kudus. Pertanyaan yang disampaikannya terkait mata pelajaran (Mapel) yang tergolong pelajaran agama.?

Cak Nun: Matematika Termasuk Pelajaran Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
Cak Nun: Matematika Termasuk Pelajaran Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

Cak Nun: Matematika Termasuk Pelajaran Agama

“Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Baca Tulis Alquran (BTA).” Begitu jawaban Nea siswi kelas 9 tersebut.?

Mendengarkan jawaban Nea, budayawan yang kerap disapa Cak Nun itu menjelaskan bahwa semua Mapel tergolong pelajaran agama. Bahkan ia menyebut Matematika juga bagian pelajaran agama dan ilmu paling suci.?

“4 dikali 5 hasilnya 20, dalam kondisi apapun,” katanya dalam Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng yang berlangsung di SMPN 1 Dawe, Kudus dalam rangka Reuni Perak 25 Tahun Alumni SMPN 1 Dawe Tahun 1991, Jumat (7/4) lalu.?

ArrahmahMedia.Com

Menurut Cak Nun di dalam kondisi hujan angin sekali pun atau politik dan sosial yang tidak stabil perkalian itu tidak berubah. Suami dari Novia Kolopaking itu mencontohkan apabila ada orang disuap dengan uang banyak juga tidak akan ada yang mau mengubah jumlah perkalian tersebut.?

“Itulah salah satu bentuk kesucian,” terangnya.?

Begitu juga lagu, lanjutnya, musik dan lagu tergolong religi atau tidak tergantung nada lagu melainkan bathin sampai kepada Allah atau tidak. (Syaiful Mustaqim/Fathoni)

ArrahmahMedia.Com

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Kiai, Amalan ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 13 Januari 2018

Pasca Pilgub, Warga NU Jatim Diharap Jaga Soliditas

Jakarta, ArrahmahMedia.Com

Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf meminta warga NU Jatim menjaga soliditasnya pasca berlangsungnya pemilihan gubernur, Kamis (30/8). Sejumlah kader NU bersaing dalam pilgub tersebut.

Ia berharap perbedaan pilihan dimaknai secara dewasa, dan setelah proses pemilihan tersebut selesai, semuanya kembali kepada aktifitas sehari-hari secara produktif.

Pasca Pilgub, Warga NU Jatim Diharap Jaga Soliditas (Sumber Gambar : Nu Online)
Pasca Pilgub, Warga NU Jatim Diharap Jaga Soliditas (Sumber Gambar : Nu Online)

Pasca Pilgub, Warga NU Jatim Diharap Jaga Soliditas

“Mari kita tunggu proses akhirnya yang sedang berlangsung. Selanjutnya, kita kembali pada aktifitas sebelumnya, yang bekerja kembali pada pekerjaannya, yang menjadi pengurus NU harus tetap menjaga amanahnya,“ katanya, Jum’at. 

ArrahmahMedia.Com

Ia berharap agar semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian akhir penghitungan suara ini menjunjung tinggi politik keadaban. Jangan sampai gaya-gaya politik Machiavelis yang berlangsung sebelum pilgub digunakan.

ArrahmahMedia.Com

“Semuanya harus menjunjungi tinggi politik yang berkeadaban. Dan jika ada masalah selesaikan melalui jalur hukum di MK,“ tandasnya.

Berdasarkan hasil sejumlah quick count pasangan Karwo-Syaifullah (Karsa) menang, tetapi pasangan Khofifah-Herman (Berkah) yang diusung PKB juga mengklaim menang berdasarkan perhitungan riil dari saksi-saksi yang diturunkan di lapangan. 

Penulis: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Amalan, RMI NU ArrahmahMedia.Com

Rabu, 10 Januari 2018

Portal Islam Tentukan Wajah Islam Indonesia ke Depan

Jakarta, ArrahmahMedia.Com - Pengguna internet di Indonesia termasuk tertinggi di dunia. Tapi portal-portal media Islam yang banyak beredar berkonten radikal. Sebab itu, perlu adanya konter narasi oleh portal-portal moderat.

Demikian disampaikan Direktur ArrahmahMedia.Com Savic Ali dalam Workshop Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya di Jakarta, Kamis (23/3) Pagi.

Portal Islam Tentukan Wajah Islam Indonesia ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)
Portal Islam Tentukan Wajah Islam Indonesia ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)

Portal Islam Tentukan Wajah Islam Indonesia ke Depan

Hasil penelitian Direktur ArrahmahMedia.Com Savic Ali atas portal-portal media Islam menyimpulkan sedikitnya dua puluh website Islam di Indonesia dengan trafik tertinggi.? Ia mengelompokkan menjadi empat kategori warna, yakni merah, kuning, abu-abu dan hijau. Pertama, kategori merah merupakan portal yang berbahaya, sering mengampanyekan kekerasan dan menolak Pancasila.

Sedangkan yang berwana kuning itu media yang kontra terorisme tapi sering menggunakan jihad. Kategori ini juga suka menyerang kelompok-kelompok di luar Islam. Warna abu-abu itu tidak membahayakan, hanya bersifat konservatif, seperti wahabi. Kategori berwarna hijau itu konten properdamaian dan Islam kebangsaan.

ArrahmahMedia.Com

ArrahmahMedia.Com

"Dari empat kategori warna itu yang pertama justru yang berwarna kuning. Selama tahun 2016 website yang moderat hanya bisa mencapai posisi kelima, yaitu ArrahmahMedia.Com. Ini tantangan masyarakat Indonesia ke depan," tegasnya.

Menurutnya, website Islam akan menentukan wajah Islam Indonesia ke depan. Sebab itu perlu konter narasi oleh website moderat seperti ArrahmahMedia.Com meskipun portal-portal keras ini sekarang sudah melunak dibanding tahun lalu. “Ini efek dari pemblokiran konten-konten radikal oleh Kominfo.”

"Tantangan kita jauh lebih besar. Karena kelompok radikal dan ekstrem masih mendominasi portal-portal keislaman di Indonesia. Kalau website didominasi oleh yang anti-Pancasila, maka bisa potensi berbahaya. Potensi radikalisme besar," jelasnya.

Ia menambahkan, mereka menanamkan pemikiran seolah-olah orang Islam dizalimi di tengah mayoritas masyarakat umat Islam. Selain itu, dicarikan fakta-fakta seolah mendukung hal itu. Misalnya, ada beberapa portal Islam yang sering memberitakan NU secara negatif.

"Media-media Islam sedang melakukan kontestasi pengaruh terutama media-media yang sentimen terhadap NU. Mereka menginginkan NU ditinggalkan masyarakat. Ini menjadi problem besar dalam dunia maya," tegasnya.

Pertemuan ini mendiskusikan perilaku netizen terhadap isu radikalisme dan intoleransi. Tampak hadir sebagai pembicara lainnya Drs Brigjen Pol Hamidin dan dari Komunitas Masyarakat Anti-Hoax Septiaji Eko Nugroho. (Suhendra/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Amalan, AlaSantri, Humor Islam ArrahmahMedia.Com

Jumat, 22 Desember 2017

STAINU Temanggung Akan Bertransformasi Jadi Universitas

Temanggung, ArrahmahMedia.Com

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung, Jawa Tengah, dalam waktu dekat akan bertransformasi berubah menjadi Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu).

Rencana ini terungkap dalam acara wisuda sarjana program strata satu angkatan XXI STAINU Temanggung tahun akademik 2015-2016 di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung, Selasa (9/2).

STAINU Temanggung Akan Bertransformasi Jadi Universitas (Sumber Gambar : Nu Online)
STAINU Temanggung Akan Bertransformasi Jadi Universitas (Sumber Gambar : Nu Online)

STAINU Temanggung Akan Bertransformasi Jadi Universitas

"Ke depannya kita akan berencana menjadi Unisnu. Ini sudah ada langkah-langkah ke sana. Bagaimana STAINU ini akan berubah menjadi universitas Nahdlatul Ulama, langkah-langkah perencanaannya sudah ada," kata Rohadi, ketua panitia wisuda kepada ArrahmahMedia.Com saat dihubungi usai acara.

ArrahmahMedia.Com

Pembantu ketua III STAINU Temanggung yang baru saja habis masa baktinya tersebut menambahkan bahwa STAINU Temanggung juga telah mengagendakan pembangunan rusunawa bagi mahasisiwa yang nantinya akan difokuskan untuk pembinaan pembelajaran bahasa, khususnya bahasa Inggris dan Arab.

ArrahmahMedia.Com

Senada? dengan Rohadi, guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yudian Wahyudi dalam orasi ilmiahnya juga menyinggung perlunya STAINU agar melengkapi dengan adanya fasilitas Rusunawa. "Di samping itu, perlu digalakkan tradisi menulis untuk mahasiswa guna mengembangkan kemampuan akademiknya," imbuh alumnus pesantren Tremas ini.

Tahun ini STAINU Temanggung mewisuda 53 mahasiswa. Mereka berasal dari dua program studi yaitu Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) dan Ahwal al-Syakhshiyyah (Syariah). Dua prodi yang dimiliki STAINU Temanggung tersebut telah terakreditasi B.

Kampus STAINU Temanggung yang terletak di Jalan Suwandu Suwardi ini telah menambahkan program studi baru, yaitu Menejemen Pendidikan Islam yang saat ini belum mengeluarkan alumni. Juga tengah merintis jurusan Ekonomi Islam yang dalam waktu dekat direncanakan bisa dibuka.

STAINU Temanggung sudah berdiri dan beroperasi sejak 1969, saat itu bernama Fakultas Hukum Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNNU) yang pembukaanya diresmikan oleh dekan FHI UNNU Surakarta kala itu, yaitu KH. Zubair. (M. Haromain/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Amalan ArrahmahMedia.Com

Selasa, 12 Desember 2017

Kader NU Pimpin Shalat Tentara di Laut Lebanon

Beirut,ArrahmahMedia.Com

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Lebanon dipercaya menjadi khatib dan imam Shalat Jumat di KRI Bung Tomo 357 Jumat (6/1) lalu.

Kader NU Pimpin Shalat Tentara di Laut Lebanon (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader NU Pimpin Shalat Tentara di Laut Lebanon (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader NU Pimpin Shalat Tentara di Laut Lebanon

Ustadz Dhiya’ Fakhri Abidin, Koordinator Lembaga Dakwah? dan M. Audy Prasetyawan, Lajnah Nasyr wat Ta’lif memimpin Shalat Jumat pasukan Garuda di atas kapal perang Indonesia di Lebanon. Pasukan tersebut tergabung dalam MTF UNIFIL yang bertugas menjaga wilayah perbatasan perairan Lebanon.

Cuaca dingin yang sedang menyelimuti kota Beirut sehingga tidak memungkinkan melaksanakan Shalat Jumat di bagian dek kapal. Akhirnya Shalat Jumat dilaksanakan di lorong-lorong kapal yang membentuk satu barisan memanjang.

ArrahmahMedia.Com

Ini kali pertama PCINU Lebanon mendapat kepercayaan untuk menyampaikan khutbah Jumat sekaligus mengimami pasukan garuda dibawah komando Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo.

ArrahmahMedia.Com

Ketua PCINU Lebanon Ustadz Rahmat Ilahi bangga atas perhatian Komandan KRI pada pelaksanaan ibadah para prajurit. Rahmat juga merasa terhormat PCINU Lebanon dipercaya menjadi imam dan khatib tersebut.

"Ini merupakan kehormatan sekaligus kesempatan kami untuk mengamalkan ilmu yang diajarkan ulama dan kiai-kiai kita, untuk bekerja sama dengan TNI atau pasukan perdamaian Garuda menjaga keamanan dunia," ungkapnya.

Warga NU, kata dia, mendoakan agar tugas para pasukan TNI di kapal tersebut selalu sukses dan berkah. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Bahtsul Masail, Nahdlatul, Amalan ArrahmahMedia.Com

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs ArrahmahMedia.Com sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik ArrahmahMedia.Com. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan ArrahmahMedia.Com dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock