Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Februari 2018

NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School

Bekasi, ArrahmahMedia.Com. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi menginisiasi pertemuan antar organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan setempat, untuk membahas terkait penolakan terhadap wacana Full Day School (FDS) di Gedung NU Centre El-Said, Sepanjangjaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/7).

NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar penolakan atas Permendikbud No 23 tahun 2017 Tentang Hari Sekolah. Kebijakan Menteri Muhadjir Effendy itu dinilai akan menggerus pelajaran agama bagi pelajar di Indonesia. Selain itu, berpotensi mengancam eksistensi madrasah diniyah dalam hal penguatan keagamaan.

Sekretaris PCNU Kota Bekasi Ayi Nurdin mengatakan, modal awal dari pertemuan itu adalah adanya kesepakatan bersama untuk menolak FDS. Kemudian penolakan itu akan dilalui dengan proses lobi kepada organisasi atau lembaga setempat agar bersama-sama melakukan aksi damai. Minimal, lanjut Ayi, aksi dilakukan di depan kantor pemegang kebijakan, dalam hal ini pemerintah daerah atau Dinas Pendidikan.

"Kita perlu membentuk tim untuk turun aksi dengan dialog terlebih dulu. Kemudian tim melakukan perumusan langkah. Dialog menjadi langkah awal. Berbagai langkah harus cepat, karena ada desakan yang kuat untuk FDS ini segera direalisasikan. Kalau tim sudah siap, kita persiapkan untuk aksi di tingkatan lokal," kata Ayi.

ArrahmahMedia.Com

Dia juga mengatakan agar masing-masing organisasi dan lembaga yang memiliki kepentingan menolak FDS untuk mengumpulkan tanda tangan atau membuat petisi. Kalau perlu, lanjutnya, menyodorkan sebuah lembaran pernyataan sikap kepada Wali Kota Bekasi untuk ditandatangani. Sehingga gelombang penolakan kian besar karena mendapat persetujuan dari pimpinan daerah.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru NU (Pergunu) Kota Bekasi Heri Kuswara menyarankan agar jangan hanya melakukan penolakan, tapi juga harus memiliki solusi. Dalam hal ini, ada model baru yang mesti diusulkan ke pemerintah terkait penguatan pendidikan karakter. Sehingga substansi dengan implementasi jam sekolah menjadi tidak nyambung.?

Karena menurutnya, penguatan pendidikan karakter itu tidak ada hubungannya dengan kuantitas jam pelajaran, melainkan didapat dari keteladanan guru yang diberikan kepada murid.

"Jadi, selain unjuk rasa, kita juga harus unjuk gagasan. Kita harus memberikan formula baru. Misal, dengan tidak 5 hari. Atau mungkin 5 hari tapi tidak 8 jam, tapi 6 hari. Jadi, sekalipun FDS berjalan, tetap dibutuhkan adanya kolaborasi dengan madrasah diniyah," ucap pria asal Garut itu.

Selain itu, Ketua PC IPNU Kota Bekasi Adi Prastyo akan mengumpulkan pernyataan sikap penolakan dari murid madrasah diniyah atau lembaga pendidikan di bawah naungan Pergunu dan Maarif NU. Hal itu dilakukan dengan tujuan mempertahankan pendidikan karakter yang sudah berlangsung sejak lama di madrasah diniyah.

ArrahmahMedia.Com

Akhir-akhir ini, IPNU Kota Bekasi giat mengadakan diskusi internal membahas FDS dan melakukan kajian sebelum turun aksi sebagai bentuk pengimplementasian dari instruksi yang dikeluarkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Jadi, selain mendapat intstruksi langsung dari PBNU, kami juga memohon izin ke PCNU setempat terlebih dulu. Kalau diizinkan turun, IPNU Kota Bekasi akan turun langsung," kata Tyo, sapaan akrab mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yayasan Pembinaan Ilmu Administrasi Modern Indonesia (STIA YPIAMI) Jakarta.

Pertemuan itu dihadiri oleh beberapa organisasi dan lembaga keagamaan Kota Bekasi. Diantaranya, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dan Forum Komunikasi Pendidikan al-Quran (FKPQ).

Rencananya sebelum melaksanakan aksi damai pada 25 Agustus 2017, akan dilakukan audiensi kepada pihak terkait. Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi. (Robiatul Adawiyah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Habib, Nahdlatul, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Kamis, 01 Februari 2018

Pesantren Haurkuning Dipadati Ratusan Santri Baru

Tasikmalaya, ArrahmahMedia.Com - Pesantren Baitul Hikmah yang bertempat di Kampung Haurkuning Desa Mandalagun, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya ini menerima santri baru sebanyak 880 yang terdiri atas 550 santri putra dan 330 santri putri, Rabu (20/7). Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah di pengujung penerimaan santri baru pada Senin (25/7).

Ketika disowani alumni, Pimpinan Pesantren Baitul Hikmah KH Busyrol Karim akhir pekan menuturkan, dari tahun ke tahun sejak kepergian pendiri pesantren tahun 2013 secara kuantitas santri pondok ini terus meningkat.

Pesantren Haurkuning Dipadati Ratusan Santri Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Haurkuning Dipadati Ratusan Santri Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Haurkuning Dipadati Ratusan Santri Baru

“Ini tidak lepas dari peran alumni yang telah mendakwahkan dan mendukung keberlangsungan pondok tercinta ini, dan kami meminta doanya supaya bisa terus berjuang mengemban amanah mengurus pondok ini,” kata Kiai Busyrol Karim di kediaman pendiri pesantren almarhum KH Saepudin Zuhri.

ArrahmahMedia.Com

Untuk menanggapi membludaknya santri pada tahun ini, para pengurus khususnya diharapkan lebih cekatan mengatasi problem-problem santri baru sehingga para santri tetap betah mondok di pesantren ini. Pengurus juga harus serius dalam mendidik dan membimbing para santri khususnya santri baru.

Putra sulung pendiri Pesantren Haurkuning ini melanjutkan, santri baru ibarat bayi yang tidak tahu menahu tentang baik dan buruk di pesantren. Untuk itu santri lama diharapkan membimbing santri baru terhadap hal-hal yang positif di pondok ini.

ArrahmahMedia.Com

Ia meminta para kepala kamar memberikan penyuluhan untuk santri baru di kamar masing-masing.

Pesantren yang didirikan KH Saepudin Zuhri pada 18 Agustus 1964 ini membuka pendidikan formal tingkat menengah, Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Pihak pesantren mewajibkan para murid di sekolah menengah itu untuk mukim.

Pesantren yang berada di Puncak Haur ini dikenal sebagai pesantren yang mendalami ilmu nahwu dan sharaf secara mendalam dan melahirkan santri yang cerdas dan disiplin. (Husni Mubarok/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Sejarah, Habib, AlaNu ArrahmahMedia.Com

Jumat, 19 Januari 2018

Kapolri Minta BNPT Jalin Kemitraan dengan Mantan Teroris

Jakarta, ArrahmahMedia.Com - Selang beberapa hari setelah dilantik sebagai kepala baru Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Pol Suhardi Alius mengelar acara pisah sambut Kepala BNPT di Gedung Manggala Winabakti Restoran Nelayan, Jakarta.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh mantan Kepala BNPT Jendral Pol M. Tito Karnavian yang kini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Selain itu, juga turut hadir para pejabat eselon I, II, III BNPT RI, Imam Besar Masjid Istiqlal, para tim ahli BNPT, dan para staf BNPT, Sabtu (23/7).

Kapolri Minta BNPT Jalin Kemitraan dengan Mantan Teroris (Sumber Gambar : Nu Online)
Kapolri Minta BNPT Jalin Kemitraan dengan Mantan Teroris (Sumber Gambar : Nu Online)

Kapolri Minta BNPT Jalin Kemitraan dengan Mantan Teroris

"Ke depannya BNPT harus terus meningkatkan kewaspadaan dalam pencegahan teroris. Meningkatkan komunikasi terhadap semua lini guna mendeteksi dini paham radikal," kata Tito Karnavian.

ArrahmahMedia.Com

Tito juga memberi pujian kepada para pejabat BNPT. "BNPT memiliki personel yang sangat kuat dan memiliki pengalaman yang cukup tinggi dalam meng-counter terorisme. Mulai dari kedeputian satu sampai kedeputian tiga BNPT RI," jelasnya.

Tito tak lupa menyinggung soal perkembangan ISIS. Menurutnya, "ISIS merupakan gelombang kedua kelompok teroris global yang harus terus kita waspadai. Kemunculan ISIS mendatangkan ‘kebaikan’, karena menguatkan ikatan internasional antarsesama negara dalam bekerja sama menumpas aksi kekekrasan yang sudah menghantui dunia global," sambung Tito yang juga berpendapat bahwa teroris muncul ketika Barat memaksakan hegemoninya terhadap negara Timur.

ArrahmahMedia.Com

Ia juga menjelaskan, kegiatan monitor terhadap jaringan teroris bisa dilakukan dengan membangun komunikasi dengan para intelejen untuk deteksi dini. “(Juga) melakukan langkah-langkah deradikalisasi dan kontra radikalisasi, serta kontranarasi dengan bantuan para ulama moderat, tokoh moderat, dan mantan teroris yang telah berpihak dengan kita seperti yang dilakukan di Mesir," paparnya.

Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius juga menyampaikan bahwa soliditas dalam tubuh BNPT saja tidak cukup untuk menumpas kejahatan global ini. “Ke depannya saya akan meningkatkan koordinasi dengan para menteri terkait guna penanggulangan terorisme secara massif. Saat ini saya telah komunikasi dengan Menteri Pendidikan dan Menteri Agama soal kerja sama pencegahan paham radikal-terorisme di Indonesia," tutupnya. (Muhammad Aras Prabowo/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Humor Islam, Habib ArrahmahMedia.Com

Rabu, 17 Januari 2018

Netizen NU Jawa Tengah Deklarasi Anti-Hoax

Pekalongan, ArrahmahMedia.Com. Di tengah gencarnya berita-berita fitnah dan konten hoax di media sosial, Netizen Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah bergerak menyatukan barisan. Netizen NU Jawa Tengah, mengampanyekan bermedia sosial secara inspiratif dan berakhlakul karimah, dengan Deklarasi Damai Netizen NU, di Aula Gedung NU Pekalongan, Jateng, Ahad (8/1).

Hadir dalam Silaturahmi dan Kopdar Netizen NU Jateng, HA. Helmy Faisal Zaini (Sekjen PBNU), Arief Rohman (Wakil Bupati Blora), H. Bisri (FKB-DPR RI), Sukirman (Wakil Ketua DPRD Jateng), Hasan Chabibie (Pegiat Literasi), dan beberapa pegiat media sosial, di antaranya M. Rikza Chamami (Dosen UIN Walisongo Semarang), Sholahuddin Al-Ahmadi (GP Ansor Jateng), Abdullah Hamid (RMI PBNU), dan Munawir Aziz (LTN-PBNU).?

Netizen NU Jawa Tengah Deklarasi Anti-Hoax (Sumber Gambar : Nu Online)
Netizen NU Jawa Tengah Deklarasi Anti-Hoax (Sumber Gambar : Nu Online)

Netizen NU Jawa Tengah Deklarasi Anti-Hoax

Dalam agenda ini, didengungkan deklarasi damai Netizen NU Jateng, yang menyeru keaktifan warga Nahdliyyin untuk menyebarkan konten-konten inspiratif di media sosial. Deklarasi ini juga mendorong warga untuk memenuhi media sosial dengan berita, video dan grafis yang inspiratif, untuk melawan hoax.

Sekjen PBNU, Helmy Faisal Zaini mengungkapkan pentingnya bermedia sosial secara inspiratif. "Sekarang ini, dakwah menggunakan media sosial sangat penting untuk mengkampanyekan Islam ramah ala Nahdlatul Ulama," terang Helmy. PBNU menyelenggarakan Kopdar Netizem di beberapa kota untuk menyelaraskan dakwah di media sosial.?

Hasan Chabibie, Pegiat Literasi dan praktisi pendidikan, menegaskan pentingnya gerakan Literasi Digital untuk komunitas pesantren. "Saat ini fenomena hoax sudah demikian membahayakan. Perlu gerakan sistematis untuk melawan hoax, dengan memilah konten-konten di media sosial sekaligus memproduksi konten inspiratif untuk dakwah media sosial," terang Hasan.?

ArrahmahMedia.Com

Komunitas pesantren dan warga Nahdliyyin perlu diaktifasi agar cerdas bermedia sosial. Sukirman, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, menegaskan pentingnya menggerakkan komunitas untuk berdakwah di media sosial.?

"Media sosial cukup efektif untuk menggerakkan gagasan. Warga bisa langsung lapor kepada Presiden Jokowi dan Gubernur, atau pemimpin daerah lainnya, jika ada masalah mendesak di lingkungannya," jelas Sukirman.?

ArrahmahMedia.Com

Wakil Ketua DPRD Jateng ini juga mendorong pelatihan-pelatihan media sosial, agar warga NU dan komunitas pesantren mampu menggerakkan gagasan melalui media sosial. Tujuannya, agar warga Jateng cerdas bermedia dan mampu menenggelamkan hoax.?

"Jawa Tengah harus menjadi contoh sebagai daerah bebas hoax dengan media sosial yang bervisi Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah," tegas Sukirman.

Dalam agenda ini, lebih dari 200 peserta hadir memenuhi lokasi kegiatan, yang datang dari berbagai kota di Jawa Tengah. Sebelumnya, peserta juga berpartisipasi dalam rangkaian Maulid Akbar di Kanzus Sholawat, yang diselenggarakan Jamiyyah Thariqah yang diasuh Habib Luthfi bin Yahya. (Zulfa/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Santri, Habib ArrahmahMedia.Com

Jumat, 29 Desember 2017

RMI PBNU dan Kemenpora Matangkan Persiapan LSN 2017

Jakarta, ArrahmahMedia.Com. Untuk mempersiapkan Liga Santri Nusantara (LSN) 2017, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerjsama Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) PBNU menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) LSN 2017 di Hotel Peninsula Jakarta, 14-16 Juni 2017.?

RMI PBNU dan Kemenpora Matangkan Persiapan LSN 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
RMI PBNU dan Kemenpora Matangkan Persiapan LSN 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

RMI PBNU dan Kemenpora Matangkan Persiapan LSN 2017

Dengan Bimtek ini, perhelatan liga sepakbola antarsantri tahun ketiga diharapkan berlangsung lancar dan lebih sukses dari tahun-tahun sebelumnya.

Bimtek LSN 2017 dihadiri oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta dan Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Bayu Rahadian. Dalam sambutannya Isnanta menyambut baik pelaksanaan Bimtek Liga Santri Nusantara dan akan menjadi tolak ukur kesuksesan pelaksanaan berikutnya.

Isnanta mengatakan, LSN yang merupakan kompetisi usia muda dilaksanakan berdasarkan pada Undang-undang ? Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional (SKN) yang di dalamnya disebutkan bahwa Setiap warga negara mempunyai hak yang sama.?

Di antaranya; untuk melakukan kegiatan olahraga, memperoleh pelayanan dalam kegiatan olahraga, memilih dan mengikuti jenis dan cabor yang sesuai bakat dan minatnya, memperoleh pengarahan dukungan, bimbingan, pembinaan dan pengembangan dalam keolahragaan, menjadi pelaku olahraga dan mengembangkan industri olaharaga.

ArrahmahMedia.Com

"Sesuai bidang Deputi Pembudayaan Olahraga bahwa Liga Santri tidak hanya di harapkan juaranya tapi bagaimana pembudayaan olahraga dapat digelorakan di pondok pondok pesantren seluruh Indonesia," ungkapnya.

Isnanta mengatakan Liga Santri Nusantara dimaksudkan agar dunia pesantren mampu menciptakan bibit baru bahkan mencetak pemain terbaik yang profesional di dunia persepakbolaan nasional. Karena sejatinya olah raga sepak bola milik semua lapisan masyarakat.?

"Saya melihat pelaksaan Liga Nusantara 2016 sudah cukup baik, ini bisa dilihat dari pemberitaannya yang cukup massif bahkan bisa siaran langsung di Telivisi ternama, bahka semua dokumennya dapat di lihat di youtube," katanya.

Namun demikian pelaksanaan Liga Santri 2017 ini dapat ditingkatkan kepada pengelolaannya pasca kompetisi berlangsung. "Seriuskan kita dapat mendampingi pesantren-pesantren untuk terus berlatih walaupun belum LSN bergulis, jangan-jangan santri-santri berlatih saat LSN akan digulirkan," pungkasnya.

ArrahmahMedia.Com

Sepak bola santri bibit potensial

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Rabtihah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) selaku sebagai panitia pelaksana, KH Abdul Ghoffar Rozin mengatakan, sepak bola merupakan olahraga milik seluruh masyarakat Indonesia yang dimainkan oleh seluruh kalangan.?

Termasuk munculnya Liga Santri Nusantara (LSN) merupakan entitas yang tak dapat dipasahkan antara sepakbola dan pesantren. Menurut pria yang akrab disapa Gus Rozin ini, LSN dimaksudkan agar dunia pesantren mampu menciptakan bibit baru bahkan mencetak pemain terbaik yang profesional di dunia persepakbolaan nasional. Karena sejatinya olah raga sepak bola milik semua lapisan masyarakat.

"Selain itu, LSN merupakan salah satu cara pemerintah untuk memastikan bahwa segenap komponen anak bangsa melihat dan menjadikan olahraga sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan. ? Dari proses pembentukan mental, pembentukan karakter dan watak. Kalau dalam bahasa pesantren adalah membentuk generasi berakhlaqul karimah, kuat secara spiritual, hebat dari sisi intelektual, kreatif dari sisi keterampilan," terang pria asal Pati, Jawa Tengah ini.

Gus Rozin menganggap perlu untuk kembali melendingkan Liga Santri Nusantara 2017, sebagai wadah untuk pengaktualisasian diri dalam pengembangan potensi santri di bidang sepak bola. "LSN 2017 sebagaimana tujuan tahun sebelumnya adalah media pencarian bibit sepakbola usia muda di kalangan pondok pesantren" ungkapnya saat pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Peninsula Slipi Jakarta Utara.

Lebih lanjut Gus Rozin mengatakan LSN menjadi instrumen efektif dalam menggelorakan dan pemasalan olahraga di pondok pesantren melalui Ayo Olahraga serta menjadi media konsolidasi pondok pesantren melalui gerakan Ayo Mondok.

Liga Santri Nusantara 2017 mempunya penekanan khusus untuk perbakaikan tahun sebelumnya diantaranya adalah perbaikan tata kelola pelaksanaan kegiatan. Jadi pihaknya meminta kepada semua panitia nasional, Koordinator Region dan Panpel untuk menjadikan pelaksaan ini sebagai amanah untuk kita pegang.

Mesih menurut Gus Rozin LSN tahun ini akan didorong mempuat sisi profesional dan sisi bisnis kompetisi sehingga jika suatu saat nanti LSN tidak lagi dibiayai Negara, maka Liga Santri tetap akan bisa digulirkan. "Penting juga ke depan Liga Santri menjadi agenda resmi pembinaan organisasi induk sepakbola PSSI," harapnya disambut tepuk tangan peserta. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Jadwal Kajian, Habib ArrahmahMedia.Com

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil

Menjelang persalinan Sayidatina Fathimah RA, RAsulullah SAW memanggil Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsyin. Nabi Muhammmad SAW meminta keduanya untuk mwmbaca ayat Kursi dan surat Al-A‘raf ayat 54 di dekat Sayidatina Fathimah RA. Kecuali itu, Rasulullah SAW meminta keduanya membaca Surat Al-Falaq dan An-Nas di dekat Fathimah.

Sebagaimana mana dimaklum, bunyi surat Al-A‘raf ayat 54 adalah sebagai berikut.

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

ArrahmahMedia.Com

Artinya, “Sungguh, Tuhanmu adalah Allah, yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutup malam dengan siang yang mengiringinya dengan segera. Dia menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang yang tunduk di bawah perintah-Nya. Ingatlah, hanya milik Allah segala penciptaan dan segala urusan. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam,” (QS Al-A‘raf ayat 54).

ArrahmahMedia.Com

Hadits ini diriwayatkan oleh Sayidatina Fathimah RA yang kemudian disebutkan Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar. Dalam karyanya itu, Imam An-Nawawi menganjurkan orang di sekitar ibu hamil yang akan bersalin untuk membaca banyak doa di saat genting (doa kurob).

Salah satu doa kurob yang diajarkan Rasulullah SAW adalah berikut ini.

?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.? ? ? ? ? ? ? ?

Lâ ilâha illallâhul ‘azhîmul halîm. Lâ ilâha illallâhu rabbul ‘arsyil ‘azhîm. Lâ ilâha illallâhu rabbus samâwâti wa rabbul ardhi rabbul ‘arsyil karîm. Yâ hayyu, yâ qayyûm, bi rahmatika astaghîts

Artinya, “Tiada tuhan selain Allah yang maha agung lagi maha santun. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan arasy yang megah. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan langit, bumi, dan arasy yang mulia. Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, lagi Maha Jaga. Hanya kasih-sayang-Mu yang kuharapkan.”

Ada baiknya juga memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW seperti Shalawat Nariyah, dan shawalat lainnya. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Quote, Habib ArrahmahMedia.Com

Selasa, 26 Desember 2017

PWNU Jatim Tak Akan Umumkan Calon

Surabaya, ArrahmahMedia.Com. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menerima aspirasi masyarakat agar kader NU memimpin wilayah ini dan agar PWNU memilih salah satu dari kader potensial yang ada. Namun PWNU tidak akan mengumumkan satu calon secara terbuka.

Demikian ditegaskan Ketua PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah di sela-sela pembukaan Pameran Haji dan Umrah 2012 yang digelar Majalah Aula PWNU Jatim, Rabu (5/12). Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur.

PWNU Jatim Tak Akan Umumkan Calon (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU Jatim Tak Akan Umumkan Calon (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU Jatim Tak Akan Umumkan Calon

KH Mutawakkil mengungkapkan, pihaknya diminta memilih salah satu dari kader potensial NU yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atau Khofifah Indar Parawansa.

ArrahmahMedia.Com

"Tapi, NU tidak akan memilih atau mengumumkan nama calon, karena NU tidak boleh berpolitik praktis. Politik NU adalah politik kebangsaan sesuai dengan Khittah NU 1926. Nama calon akan ditentukan tim yang melibatkan tokoh parpol berbasis Nahdliyyin dan para masyayikh," katanya.

Sementara itu DPW PPP menyatakan akan menunggu sikap PWNU Jatim sebelum memutuskan calon gubernur yang akan diusung dalam Pilgub Jatim 2013.

ArrahmahMedia.Com

"Kami akan menentukan nama calon dalam Rapim PPP se-Jatim pada pertengahan Januari mendatang, tapi kalau PWNU Jatim sudah bisa mengupayakan satu kader NU sebelum itu, maka kami akan menerimanya," kata Ketua DPW PPP Jatim HM Musyafak Noer.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Sumber   : Antara

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Bahtsul Masail, Habib, Lomba ArrahmahMedia.Com

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs ArrahmahMedia.Com sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik ArrahmahMedia.Com. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan ArrahmahMedia.Com dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock