Tampilkan postingan dengan label Syariah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syariah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Februari 2018

KBRI Damaskus Selamatkan TKW dari Wilayah Kekuasaan ISIS

Damaskus, ArrahmahMedia.Com. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus berhasil mengevakuasi seorang TKI bernama Sri Rahayu binti Masdin Nur asal Sumbawa NTB dari wilayah kekuasaan ISIS di Raqqah Damaskus.

?

Duta Besar RI Damaskus, Djoko Harjanto menyatakan, keberhasilan Tim Konsuler KBRI Damaskus dalam menyelamatkan Sri Rahayu patut diapresiasi. Selain itu, perlindungan WNI di wilayah konflik dapat terlaksana berkat hubungan yang terjalin baik, terus dibina, ditunjang oleh jejaring yang kuat.?

KBRI Damaskus Selamatkan TKW dari Wilayah Kekuasaan ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)
KBRI Damaskus Selamatkan TKW dari Wilayah Kekuasaan ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)

KBRI Damaskus Selamatkan TKW dari Wilayah Kekuasaan ISIS

“Tanpa jejaring yang kuat antara KBRI Damaskus, pemerintah Suriah, dan tokoh masyarakat, mustahil dapat mengemban misi utama perlindungan WNI di tengah gejolak konflik Suriah ini,” ujar Dubes Djoko di KBRI Damaskus, Senin (14/3).

Pejabat Fungsi Konsuler merangkap Penerangan Sosbud KBRI Damaskus, AM. Sidqi, mengungkapkan penyelamatan TKI dari wilayah konflik bukan pertama kali dilakukan oleh Tim Konsuler KBRI Damaskus.

“Pada Januari 2016, KBRI Damaskus juga berhasil menyelamatkan seorang TKW asal Subang bernama Casih bt Waan dari kepungan ISIS di Deir Ezzor yang dievakuasi menggunakan ? amper ter tentara Suriah,” tutur Sidqi.

ArrahmahMedia.Com

Sejak konflik meletus di Suriah pada 2011, KBRI Damaskus juga telah merepatriasi sebanyak ? hampir 13 ribu orang WNI/TKI dari Suriah kembali ke Indonesia.

Kronologis Penyelematan

Sejak menerima informasi tentang keberadaan Sri Rahayu pada Juni 2015, KBRI Damaskus selalu mencari cara agar bisa mengevakuasi Sri Rahayu dari Raqqah. Pemerintah Suriah telah kehilangan kontrol terhadap Kota Raqqah sejak lama, sedangkan akses dari/ke Raqqah ditutup ketat oleh ISIS. Melalui pengacara KBRI Damaskus di Aleppo, Muhammad Akra, KBRI Damaskus menekan terus agen tenaga kerja Sana yang mengirim Sri Rahayu ke Raqqah untuk bertanggung jawab. Agen tenaga kerja tersebut selalu beralasan bahwa mustahil mengeluarkan Sri Rahayu dari Raqqah.?

Sejak konflik di Suriah meletus, Raqqah merupakan medan pertempuran paling parah sekaligus medan perang paling berat antara tentara Pemerintah Suriah, pemberontak Tentara Pembebasan Suriah (Free Syrian Army/FSA), dan ISIS. Sejak akhir 2013, ISIS berhasil merebut Kota Raqqah dari pemberontak FSA dan menjadikannya sebagai “ibukota” ISIS.?

ArrahmahMedia.Com

Setelah menyusun rencana bersama, dipilihlah seorang pegawai agen tenaga kerja yang mengenal wilayah medan pegunungan Aleppo—Raqqah untuk menjemput Sri Rahayu. Setelah mencermati waktu yang tepat dan rencana matang disusun, Sri Rahayu dievakuasi melalui perjalanan darat Raqqah—Aleppo dari gunung ke gunung secara klandestin siang dan malam selama 6 hari. Untuk mengelabui tentara ISIS, Sri Rahayu dan pegawai agen mengaku sebagai suami istri. Sri Rahayu berhasil dibawa ke Kantor Konsuler cabang Aleppo pada Januari 2016. Setelah semua hak dan urusan selesai diperjuangkan di Aleppo, Sri Rahayu diantarkan ke shelter Damaskus pada 12 Maret 2016 untuk dipulangkan ke Indonesia pada kesempatan pertama.

Sri Rahayu didatangkan ke Suriah pada 2 Februari 2011 atas upaya agen tenaga kerja PT Binhasan Maju Sejahtera (Indonesia) dan Sana (Suriah) untuk bekerja di Aleppo. Meskipun telah habis masa kontrak kerjanya di Aleppo selama 2,5 tahun, Sri Rahayu bukannya dipulangkan, tetapi malah dijual kembali oleh agen Sana ke majikan baru bernama Abdul Azim al-Ujaeli di Raqqah. Agen Sana selalu berbohong kepada Sri Rahayu bahwa Kedutaan Indonesia tutup di Suriah dan tidak ada penerbangan ke Indonesia. Saat itu, Kota Raqqah masih dikuasai oleh pemberontak Free Syrian Army (FSA). Tiga bulan setelahnya atau pada akhir 2013, tentara ISIS memasuki Kota Raqqah dan mengklaim sebagai “ibukota” ISIS.

Selama 2 tahun lebih 2 bulan bekerja di Raqqah, Sri Rahayu digaji dengan baik oleh majikan Abdul Azim al-Ujaeli yang dulu berprofesi sebagai insinyur. Sri Rahayu bertugas untuk merawat majikannya yang sudah tua dan tinggal seorang diri, sementara anak-anak majikannya sudah keluar dari Raqqah. Majikan Sri Rahayu bukan simpatisan ISIS, tetapi penduduk asli Raqqah yang terjebak di Raqqah karena usia senja.

Selama tinggal dan bekerja di Kota Raqqah yang dikendalikan ISIS, TKW asal Sumbawa ini menyaksikan secara langsung peristiwa dimana ISIS memasuki Kota Raqqah. Sri Rahayu mengaku mendengar orang-orang berlarian sambil berteriak ketakutan bahwa ISIS memasuki Kota Raqqah dan merebut gudang senjata milik Batalyon 17 tentara Suriah. Sejak saat itu, ISIS menguasai kota dan bendera hitam menjadi pemandangan lazim di Kota Raqqah. Selama tinggal di bawah kontrol ISIS, Sri Rahayu selalu mengenakan pakaian hitam dengan cadar menutup rapat wajahnya ketika keluar rumah atau sekadar membersihkan halaman agar tidak diketahui berasal dari Indonesia.?

Suatu hari, ketika TKW yang pernah bekerja di Arab Saudi selama 20 tahun ini berbelanja di Pasar Raqqah, ia melihat kepala-kepala manusia dijejerkan di pinggir jalan setelah dipenggal. Sri Rahayu membatalkan belanja dan lari pulang ketakutan ke rumah majikan. Dari bahasa dan logat bicaranya, Sri Rahayu mengenali banyak tentara ISIS di Kota Raqqah berasal dari Arab Saudi, Tunisia, India dan beberapa orang kulit putih, tetapi tidak pernah bertemu dengan orang Indonesia.?

Di hari lain, Sri Rahayu disuruh oleh majikannya untuk membeli rokok secara sembunyi-sembunyi. Ia tahu ISIS mengharamkan rokok dan akan menghukum keras para perokok. Sebelum tiba di tempat penjual rokok, ia keburu dicegat oleh tentara ISIS dan ditanya akan kemana.?

“Saya akan membeli sesuatu ke pasar,” jawab Sri Rahayu. Tentara ISIS tersebut lantas memerintahkan ia untuk kembali ke rumah karena tidak didampingi oleh lelaki muhrimnya. “Untung rokok belum di tangan,” kata Sri Rahayu menceritakan kejadian.

Sejak Raqqah dikuasai ISIS, kebutuhan bahan pokok menjadi sangat sulit. Pada bulan Ramadhan tahun 2014, ia bercerita mengantri membeli roti hingga menginap terpaksa di pabrik roti hanya untuk mendapatkan roti.





Setelah KBRI Damaskus melakukan screening berkali-kali kepada Sri Rahayu, tidak ada indikasi sama sekali bahwa TKW kelahiran 1976 ini bersimpati pada ISIS. Bahkan ia mengaku membenci ISIS karena melihat sendiri perilaku kejam mereka di Raqqah.?



“Selayaknya para TKW lainnya, Sri Rahayu hanya concern tentang gaji dan pulang. Hal ini sekaligus juga menolak asumsi beberapa pihak di tanah air bahwa banyak TKI di Suriah yang condong pemikirannya ke ISIS,” ujar AM. Sidqi. (Pensosbud KBRI Damaskus/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Syariah, Anti Hoax ArrahmahMedia.Com

Rabu, 07 Februari 2018

Kala yang Taat Lebih Gawat dari yang Bermaksiat

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Kala yang Taat Lebih Gawat dari yang Bermaksiat (Sumber Gambar : Nu Online)
Kala yang Taat Lebih Gawat dari yang Bermaksiat (Sumber Gambar : Nu Online)

Kala yang Taat Lebih Gawat dari yang Bermaksiat

"Engkau lebih membutuhkan belas kasih-Nya ketika taat daripada ketika bermaksiat."

[Syekh Ibnu Athai’illah as-Sakandari, dalam al-Hikam]

ArrahmahMedia.Com

ArrahmahMedia.Com

Ketaatan dan kemaksiatan adalah dua hal yang saling bertentangan. Dalam bahasa hukum, yang pertama wajib dilaksanakan, sementara yang kedua wajib ditinggalkan. Ketaatan lebih utama daripada kemaksiatan. Hanya saja, saat seseorang berada pada kondisi taat (tidak bermaksiat), bukan berarti ia berada pada level aman. Sebab, ketaatan membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih berat, yakni terjaganya batin dari kotoran ujub dan keangkuhan. Itulah alasan mengapa orang yang saleh lebih membutuhkan pertolongan Allah ketimbang berandalan yang gemar melakukan maksiat. Ketaatan bisa jadi sebab munculnya sifat takabur, sementara maksiat bisa jadi sebab munculnya rasa bersalah, kerendahan hati, dan perbaikan diri. Di sini kita belajar, semakin taat seseorang seharusnya semakin takut ia jatuh pada sikap jemawa. Beribadah atau berbuat baik mungkin adalah hal yang mudah, tapi beribadah dan berbuat baik tanpa merasa lebih baik daripada orang yang tak beribadah atau berbuat baik tentu merupakan hal yang lebih susah. Wallahu alam.

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Syariah ArrahmahMedia.Com

Rabu, 31 Januari 2018

Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba

Pringsewu, ArrahmahMedia.Com

Bertempat di Kompleks Gedung NU Kabupaten Pringsewu, Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU menggelar Pekemahan Ma’arif Cabang (Permacab) ke-2 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Pringsewu H. Sujadi. Pembukaan tersebut ditandai dengan upacara pembukaan dan penyematan tanda peserta perkemahan secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Tampak hadir pada upacara pembukaan tersebut perwakilan dari Sako Pramuka Ma’arif NU Pusat, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Provinsi dan beberapa Pengurus Ma’arif dari Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung serta Ketua PCNU setempat beserta jajaran pengurus lainnya.

Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba (Sumber Gambar : Nu Online)
Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba (Sumber Gambar : Nu Online)

Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba

Dalam sambutannya, H. Sujadi yang juga mustasyar PCNU Pringsewu menyampaikan ucapan selamat dan memberikan apresiasi kepada Sako Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu yang telah menggelar kegiatan untuk kedua kalinya ini. Ia berharap kegiatan Permacab II ini mampu menjawab tantangan perubahan zaman di mana saat ini banyak pemuda yang mengalami degradasi moral.

ArrahmahMedia.Com

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai Jumat sampai dengan Ahad (7-8/10) dan diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan yang ada di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu. "Ada 72 sangga kerja yang masing-masing terdiri dari 8 anggota," kata Ketua Pelaksana H. Auladi Rosyad di sela-sela kegiatan pembukaan, Jumat (7/10).

ArrahmahMedia.Com

Selain berasal dari Kabupaten Pringsewu, Permacab ke-2 tahun ini juga diikuti oleh utusan Sako Pramuka Ma’arif NU dari Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung.

Sementara itu menurut Ketua Sako Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu Mustangin, dalam kegiatan ini para peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan seperti perlombaan di bidang kepramukaan, agama dan seni. "Perlombaan tersebut di antaranya PBB, MTQ, Syarhil Quran, Tahlil, Pionering, Pidato, Hasta Karya, Karnaval, Jelajah Alam, dan Lomba Pentas Budaya," jelasnya.

Selain perlombaan, para peserta juga mendapatkan beberapa materi ruang yang meliputi Ilmu Kepramukaan dan kesehatan. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Syariah, Nahdlatul Ulama ArrahmahMedia.Com

Kamis, 25 Januari 2018

Lakpesdam Berdayakan Perempuan Pedesaan

Surabaya, ArrahmahMedia.Com. Tiap daerah memiliki kelebihan sumber daya manusia dan alam. Akan tetapi yang belum juga diupayakan secara serius adalah mengoptimalkan potensi yang ada agar benar-benar bermanfaat. 

Usaha serius pemerintah dalam mendampingi para wirausahawan tercermin dengan dikeluarkannya PNPM atau Program Nasional Masyarakat Mandiri. Beberapa daerah  memanfaatkan Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM (Lakpesdam) NU untuk mendampingi sejumlah pemberdayaan usaha bagi kalangan perempuan. Termasuk yang kini tengah diseriusi PW Lakpesdam NU Jawa Timur di Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang.

Lakpesdam Berdayakan Perempuan Pedesaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam Berdayakan Perempuan Pedesaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam Berdayakan Perempuan Pedesaan

Yeni Lutfiana, Project Officer kegiatan ini menandaskan sudah banyak potensi lokal di daerah ini yang dijadikan sandaran hidup warga. Randuagung memiliki hasil bumi yang cukup melimpah khususnya buah pisang. “Kehadiran kami melakukan pendampingan usaha yang selama ini sudah digeluti masyarakat, khususnya perempuan,” katanya pada ArrahmahMedia.Com (5/4).

ArrahmahMedia.Com

Untuk usaha pisang yang digeluti masyarakat, Lakpesdam memberikan sejumlah pengetahuan tentang upaya meningkatkan kualitas dan meminimalisir biaya yang tidak perlu. “Kita berikan kepada mereka teknologi tepat guna yang tentunya juga efisien bagi usaha yang tengah digeluti,” tandas alumnus IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.

ArrahmahMedia.Com

Untuk usaha kripik pisang misalnya, telah dipernalkan vacuum frying yakni alat yang berfungsi melakukan pengeringan. “Alat ini bisa membuat kripik pisang lebih bisa bertahan lama dengan tanpa mengurangi tekstur dan rasanya,” katanya.

Bahkan dengan alat yang ada, para perempuan perajin usaha kripik pisang mampu menyimpan komoditasnya hingga dua tahun. “Ini sangat berbeda dengan model konvensional yang sudah ada,” kata mahasiswa Pasca Sarjana Unair Surabaya ini.

Tidak semata dalam hal produksi hingga distribusi yang dilakukan Lakpesdam. “Yang lebih penting adalah kesadaran para perempuan dan warga untuk berhimpun dalam komunitas,” terangnya. Karena dengan menjadi paguyuban atau perkumpulan, maka akan kian banyak ide kreatif yang muncul.

“Yang juga menjadi tujuan utama kami adalah mengangkat taraf hidup masyarakat serta kemandirian ekonomi bagi kaum perempuan,” kata Yeni, panggilan akrabnya. Karena dengan kemadirian ekonomi, maka diharapkan posisi tawar para perempuan kian tinggi. “Dengan demikian mereka tidak mudah dimarginalkan,” pungkasnya. 

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Olahraga, Syariah, Ubudiyah ArrahmahMedia.Com

Jumat, 19 Januari 2018

Usai Buka Muktamar XII JATMAN Pekalongan, Presiden Bertolak ke Tegal

Tegal, ArrahmahMedia.Com. Usai membuka Muktamar Jamiyah Thoriqoh Annahdiyah (JATMAN) Pekalongan, Presiden Joko Widodo dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Tegal, Senin (15/1) siang ini.

Usai Buka Muktamar XII JATMAN Pekalongan, Presiden Bertolak ke Tegal (Sumber Gambar : Nu Online)
Usai Buka Muktamar XII JATMAN Pekalongan, Presiden Bertolak ke Tegal (Sumber Gambar : Nu Online)

Usai Buka Muktamar XII JATMAN Pekalongan, Presiden Bertolak ke Tegal

Dari rilis agenda yang diperoleh ArrahmahMedia.Com, diperkirakan pukul 13.30 WIB helikopter RI-1 tiba di Stadion GOR Trisanja Slawi disambut Bupati Tegal dan istri, Kapolres, Dandim dan Danbrig Dewa Ratna yang juga beserta istri dan sejumlah pejabat lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Kabupaten Tegal, Zaenal Arifin mengatakan, sesampainya di Slawi rombongan Presiden akan menuju warung Sate Batibul “Bang Awi” Adiwerna untuk makan siang dan berdialog bersama 30 orang perwakilan nelayan Kabupaten Tegal yang terdiri dari 15 org dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan 15 orang dari Serikat Nelayan Indonesia (SNI).

"Daru Warung Sate Batibul Presiden menuju Lapangan Dukuhsalam Kecamatan Slawi untuk menyerahkan 5.500 sertipikat tanah Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau publik lebih mengenalnya dengan PRONA," ujarnya

Menurut Zaenal, dari keseluruhan penerima sertipikat tanah tersebut, 3.000 orang berasal dari Kab.Tegal, 1.000 orang dari Brebes, 1.000 orang dari Pemalang, dan 500 orang dari Kota Tegal. 

ArrahmahMedia.Com

Adapun mobilisasi peserta penerima sertipikat dikoordinir langsung oleh Kementerian ATR/BPN dgn menggunakan armada 100 bus dimana parkirnya akan diarahkan di Terminal Dukuhsalam.

"Setibanya di Lapangan Dukuhsalam, RI-1 akan disambut Tari Topeng Endel (durasi 5 menit) yang akan dibawakan oleh 6 orang siswi sebagai tari selamat datang di Kabupaten Tegal," imbuhnya.

Selanjutnya dari Lapangan Dukuhsalam, Jokowi akan melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Banjar Patroman Provinsi Jawa Barat melalui rute Jl. Raya Slawi-Balapulang-Margasari menuju arah Purwokerto-Cilacap.

ArrahmahMedia.Com

Direncanakan pula, Jokowi akan meninjau hasil fisik pembangunan dari pendanaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Tegal. (Hasan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Syariah, Internasional, Budaya ArrahmahMedia.Com

Senin, 15 Januari 2018

Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako

Tasikmalaya, ArrahmahMedia.Com - Bazar rakyat berupa minyak murah diselenggarakan Puan Amal Hayati Cipasung pada Sabtu (11/6) bertempat di Kompleks SMK Kesehatan KH Mohammad Ilyas Ruchiat Jalan Muktamar NU XXIX Cipasung Tasikmalaya. Sedikitnya seribu warga Singaparna menyerbu bazar yang? dibuka mulai pukul 15.00-17.00.

Warga yang berdatangan dari berbagai desa di Singaparna ini rela antre mulai orang tua sampai kaum muda dan bahkan anak anak yang dibawa ibunya ikut mermaikan suasana bazar rakyat di sore itu. Selain bazar minyak murah ada juga pengecekan tensi darah dan cek golongan darah secara gratis oleh pelajar SMK Kesehatan KH Mohammad Ilyas Ruhiat Cipasung.

Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)
Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)

Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Puan Amal Hayati Hj Sinta Nuriyah.

Menurut salah seorang warga yang mengikuti Bazar Murah Otim Khotimah menyatakan bahwa dirinya merasa terbantu dengan kegiatan ini karena mengurangi beban biaya atas kebutuhan sembako. Yang biasanya harga minyak goreng di pasaran Rp.14.000 per liter di sini sampai Rp. 9.000, sekitar selisih 5000 dengan harga biasanya.

ArrahmahMedia.Com

ArrahmahMedia.Com

Ia berharapan bazar seperti ini tidak hanya di bulan Ramadhan saja tapi bisa di Ramadhan yang lainnya dan tidak hanya minyak goreng tapi juga sembako lainnya mengingat kebutuhan sembako ini sangat dibutuhkan di bulan Ramadhan.

Sekretaris Puan Amal Hayati Cipasung Maryamah menyatakan, sebanyak 3000 liter minyak goreng dijual murah. Hasilnya sebanyak 3000 liter ini habis terjual dalam waktu dua jam.

Kami menyediakan 1000 kupon untuk 1000 keluarga? dan satu kupon? mendapatkan 3 liter minyak goring. Sasaran kami adalah warga Singaparna yang sekarang alhamdulillah 10 desa di Singaparna telah mengikuti dan membeli minyak goreng di bazar ini secara murah. (Husni Mubarok/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Bahtsul Masail, Hikmah, Syariah ArrahmahMedia.Com

Selasa, 09 Januari 2018

Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat

Tokyo, ArrahmahMedia.Com

Tantangan puasa 17 jam di tengah teriknya musim panas tahun ini tidak menyurutkan semangat umat Muslim Indonesia di Jepang untuk terus mengenalkan Islam pada masyarakat sekitar. Bertempat di Balai Indonesia, Sabtu (18/6) Keluarga Masyarakat Muslim Indonesia (KMII) kembali menyelenggarakan acara Pertukaran Kebudayaan Islam dengan mengangkat tema Halal untuk Semua.





Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat (Sumber Gambar : Nu Online)
Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat (Sumber Gambar : Nu Online)

Akihiro Shugo: Bisnis Kuliner Halal di Jepang Terus Meningkat

Industri halal yang semakin semarak di Negeri Sakura ini kian menarik perhatian masyarakat Jepang baik para penggiat bisnis kuliner maupun pariwisata.? Acara kali ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian halal secara universal dan meluruskan beberapa pandangan masyarakat Jepang mengenai halal, bahwa halal bukan makanan yang hanya dapat dikonsumsi oleh Muslim tetapi juga makanan yang baik (thayyib) untuk dikonsumsi masyarakat umum tanpa memandang perbedaan agama dan budaya.

Pemilik Restoran Halal Ramen Ouka, Wachi Masyrik menceritakan awal mula mereka terjun ke dunia halal. “Sekitar 10 tahun lalu, teman saya (seorang Muslim) datang berkunjung ke Jepang, namun ia tidak bisa menikmati makanan tradisional Jepang. Dari situ saya tersadar, saya pun mulai mempelajari Islam enam tahun ke belakang ini dan kemudian berhasil membuka restoran halal,” ujar Wachi.

ArrahmahMedia.Com

Mengenai kondisi industri halal sekarang ini, CEO Halal Media Japan, Akihiro Shugo mengungkapkan, setiap bulan sekitar 20 restoran dan toko mendaftarkan diri di situs Halal Media Japan.

Restoran halal diprediksi akan semakin berkembang di seluruh Jepang. Beberapa pemilik restoran sempat mengutarakan kekhawatiran mereka ketika mereka memutuskan untuk tidak menjual sake (minuman berlakohol) dan daging babi.

ArrahmahMedia.Com

“Banyak yang takut omset penjualannya berkurang, namun pada kenyataannya tidak begitu berubah,” ujar Akihiro Shugo.

Lembaga pemberi sertifikat halal di Jepang juga sudah mulai bermunculan, namun masih terdapat perbedaan standar dalam penetapan halal di antara lembaga-lembaga tersebut. "Masih terus diperlukan diskusi antarlembaga halal, untuk menyamakan kriteria," ujar Said Akhtar, CEO lembaga sertifikasi halal di Jepang, Nippon Asia Halal Association (NAHA).

“Makanan halal merupakan makanan yang baik untuk semua kalangan, dari segi gizi, kebersihan dan khasiat untuk kesehatan. Saya harap banyak orang Jepang yang semakin mengerti tentang halal dan sama-sama memajukan industri halal di Jepang,” ujar pakar halal dan ketua Asosiasi Muslim Jepang yang juga pernah menjabat sebagai peneliti di Pusat Penelitian Syariah di Universitas Takushoku menutup diskusi panel.

Acara pertukaran budaya kali ini juga dimeriahkan oleh Muslim Fashion Corner, di mana masyarakat Jepang dapat mencoba mengenakan hijab, gamis, kopiah dan pakaian khas berbagai negara Muslim.

“Ternyata (mengenakan) hijab tidak panas, saya malah merasa tenang dana terjaga dengan mengenakan hijab,” ujar seorang perempuan Jepang yang mencoba mengenakan hijab untuk pertama kalinya.

Selain itu peserta juga dihibur dengan tarian tradisional yang dibawakan oleh para siswi Sekolah Republik Indonesia Tokyo. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang disponsori oleh perusahaan makanan dari berbagai komunitas Muslim, seperti komunitas Muslim Indonesia, Turki, Syiria, dan Pakistan yang menetap di Jepang. (Tsamara Tsani/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Syariah, Nusantara, Pendidikan ArrahmahMedia.Com

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs ArrahmahMedia.Com sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik ArrahmahMedia.Com. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan ArrahmahMedia.Com dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock