Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran

Katakan yang benar meskipun itu pahit. Sabda Rasulullah SAW ini menjiwai ketegaran Asiyah, istri Fir’aun, sejak ribuan tahun silam ketika suaminya yang angkuh itu memaksannya menanggalkan kebenaran.

Dalam ‘Uqudul Lujjain, Syekh Nawawi al-Bantani menceritakan hikayat awal keimanan Asiyah dari kesuksesan Nabi Musa AS mengalahkan tukang sihir suruhan Fir’aun. Penguasa otoriter yang mendaku dirinya sebagai Tuhan ini menantang Nabi Musa adu kebenaran dengan saling “unjuk kebolehan”.

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran

Asiyah yang menyaksikan peristiwa tersebut akhirnya jatuh cinta pada ajaran Nabi Musa. Mukjizat telah terbentang, dan kebatilan terbukti gugur di hadapan kebenaran tauhid. Istri Fir’aun ini pun mantab menyatakan beriman.

ArrahmahMedia.Com

Fir’aun betul-betul tidak terima dengan keputusan istrinya. Ia mengikat kedua tangan dan kaki Asiyah pada empat buah tiang. Tubuhnya dipaksa menatap sengatan matahari. Fir’aun dan pengikutnya lantas meninggalkan Asiyah begitu saja bak bangkai kadal yang terkapar di atas pasir.

Penderitaan perempuan malang ini belum berakhir. Karena beberapa saat kemudian, Fir’aun memerintahkan anak buahnya melemparinya dengan batu besar. Dalam perih, Asiyah berutur, “Wahai Tuhanku, dirikanlah rumah untukku di sisimu di dalam surga.”

ArrahmahMedia.Com

Seketika itu ia melihat sebuah rumah yang terbuat dari marmer putih. Lalu nyawanya dicabut, sebelum tubuhnya ditimpa batu besar hingga ia tidak merasakan sakit.

Fir’aun dalam kisah ini memperlihatkan kezaliman yang tiada batas. Ia tak segan-segan  menyiksa, bahkan membunuh, setiap orang yang berseberangan dengan dirinya, tak terkecuali istrinya sendiri.

Perilaku Fir’aun ini juga menandai  adanya struktur kekuasaan yang hegemonik dalam kehidupan bernegara sehingga akses kritik atau berpendapat secara bebas menjadi buntu. Dalam konteks kehidupan rumah tangga, Fir’aun sedang memamerkan dominasi laki-laki atas perempuan yang menjadi faktor ketidakharmonisan dan kekerasan dalam sebuah keluarga.

Sebaliknya, Asiyah mengajarkan kepada kita semua tentang kesabaran dalam menghadapi cobaan berat. Siksaan hebat dari Fir’aun tak menggoyangkan pilihannya terhadap ajaran tauhid. Berkat ketabahan dan keteguhannya menggenggam prinsip ini, Asiyah justru mendapat perlindungan dan kemuliaan. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Halaqoh, Hikmah, Cerita ArrahmahMedia.Com

Kamis, 15 Februari 2018

Muslimat NU Kraksaan Minta Anggota Didik Putranya Sesuai Aswaja

Probolinggo, ArrahmahMedia.Com. Sekretaris Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo Qurratu Aini mengimbau agar ibu-ibu Muslimat NU mampu meneladani perilaku dan akhlak Nabi Muhammad SAW yang berbudi pekerti yang baik.

Hal tersebut disampaikan Qurratu Aini dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Banyuanyar, Senin (26/12) sore di Kantor MWCNU Kecamatan Banyuanyar.

Muslimat NU Kraksaan Minta Anggota Didik Putranya Sesuai Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Kraksaan Minta Anggota Didik Putranya Sesuai Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Kraksaan Minta Anggota Didik Putranya Sesuai Aswaja

“Kami mengharapkan agar para orang tua, khususnya ibu-ibu Muslimat NU bisa mendidik putra dan putrinya sesuai dengan tuntunan aqidah Ahlussunnah wal-Jamaah (Aswaja). Setidaknya mampu meneladani perilaku dan akhlak Rasulullah SAW,” katanya.

ArrahmahMedia.Com

Menurut Aini, masa depan anak-anak sebagai calon generasi muda yang akan datang tergantung kepada pola pengasuhan yang dilakukan para orang tuanya. Jika pola asuhnya sesuain dengan tuntunan aqidah Aswaja, maka anak-anak akan memiliki perilaku, akhlak dan budi pekerti yang baik.

“Kalau perilaku dan budi pekerti anak baik, tentunya akan membuat bangga orang tuanya. Tetapi sebaliknya, orang tua akan merasa malu jika anaknya tidak memiliki akhlak yang baik. Apalagi sampai menyimpang dari nilai-nilai agama Islam,” tegasnya.

ArrahmahMedia.Com

Aini menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bertujuan untuk mempererat silaturrahim antara pengurus cabang dengan pengurus anak cabang serta ranting se Kota Kraksaan.

“Ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Nabi Muhammad SAW karena telah mengangkat martabat Muslimat NU ke derajat yang tinggi dan terhormat seperti saat ini,” pungkasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri oleh ratusan orang terdiri dari unsur pengurus cabang dan perwakilan masing-masing anak cabang serta ranting. Mereka berbaur menjadi satu dengan tujuan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Olahraga, Halaqoh ArrahmahMedia.Com

Rabu, 07 Februari 2018

Fakultas Tarbiyah UIN Walisongo Gandeng SES Jerman

Semarang, ArrahmahMedia.Com. Dalam rangka penguatan mutu pendidikan berwawasan internasional, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggandeng Senior Expert Service (SES) Jerman.

Fakultas Tarbiyah UIN Walisongo Gandeng SES Jerman (Sumber Gambar : Nu Online)
Fakultas Tarbiyah UIN Walisongo Gandeng SES Jerman (Sumber Gambar : Nu Online)

Fakultas Tarbiyah UIN Walisongo Gandeng SES Jerman

Ini kali kedua SES mengirimkan tenaga ahli ke UIN Walisongo untuk menularkan ilmu kepada para dosen dan mahasiswa," kata Dekan FITK Dr H Raharjo MEd St saat menyambut kehadiran Martin Arndt PhD di Auditorium Fakultas siang ini Senin (29/8).

Martin, lanjut Raharjo, akan menularkan ilmu bahasa inggris, filsafat, teologi dan kebudayaaan untuk civitas akademika UIN Walisongo. Diharapkan kehadiran dosen tamu dari Jerman ini membawa atmosfir akademik FITK menjadi lebih baik.

ArrahmahMedia.Com

"Potensi civitas akademika kita sudah bagus dan memang perlu ditingkatkan ketrampilannya agar benar-benar membawa manfaat bagi pengembangan lembaga," kata Raharjo. Sehingga, hadirnya dosen tamu Jerman selama satu bulan ini mampu menjadi pendamping pemahaman cross culture understanding dalam pengayaan kearifan lokal yang kita miliki.

ArrahmahMedia.Com

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr H Ikhrom MAg mengapreseasi hadirnya dosen tamu dari Eropa. "Ini menjadi pintu pembuka menuju UIN sebagai world university yang selalu membuka kerja sama dengan Eropa dan negara lainnya," imbuhnya. Tujuan utama menghadirkan dosen tamu juga agar membekali para dosen dengan wawasan internasional.

Kementerian Agama lewat Direktorat Pendidikan Tinggi Islam selalu mendorong agar UIN tampil di depan dalam mengawal visi world university. "FITK UIN menyambutnya dengan menjalin kerja sama dengan lembaga luar negeri terutama Jerman dalam mendampingi dosen," tegasnya.

Gerakan menjadikan kampus kelas dunia perlu dimulai secara serentak. Selain menguatkan jaringan luar negeri, SDM dosen dan mutu lulusan mahasiswa juga perlu dijaga. "Berbekal kegiatan semacam inilah, niatan pengembangan institusi itu akan terwujud," pungkasnya.

Martin Arndt merasa gembira atas sambutan UIN Walisongo yang penuh ramah. "Saya sangat senang bisa hadir di Indonesia dan berbagi ilmu dengan akademisi UIN Walisongo" ungkapnya. Ia pun siap untuk berdiskusi dan mengajar selama berada di UIN. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Kiai, Halaqoh ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 27 Januari 2018

Ribuan Warga Nahdliyin Datangi Pemotretan Kartanu

Probolinggo, ArrahmahMedia.Com. Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo tampaknnya bisa berbangga hati. Sebab selain disiplin, tertib pengantrean, tertib adminstrasi juga karena ribuan warga Nahdliyin antusias mendatangi pemotretan pembuatan Kartanu yang digelar di masing-masing Ranting NU.

Ribuan Warga Nahdliyin Datangi Pemotretan Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Warga Nahdliyin Datangi Pemotretan Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Warga Nahdliyin Datangi Pemotretan Kartanu

“Alhamdulillah warga Nahdliyin sangat antusias mendatangi lokasi pemotretan Kartanu yang sudah ditentukan oleh tiap-tiap Ranting NU. Hal ini menunjukkan bahwa warga NU sangat mendukung program Kartanu ini dan memahami manfaat yang diperolehnya,” ungkap Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Gending A. Zuhri Muslim disela-sela pemotretan Kartanu di Desa Sebaung, Jum’at (8/3).

Menurut Zuhri, pada dasarnya pembuatan Kartanu ini targetnya bukan sebanyak-banyaknya, tetapi untuk yang benar-benar warga NU. Sebab buat apa banyak yang buat tetapi didalamnya ada penyusup yang bukan warga NU yang ikut membuat Kartanu.

ArrahmahMedia.Com

“Untuk itu jauh-jauh hari sebelumnya kami sudah meminta kepada seluruh pengurus ranting yang tahu persis kondisi warganya siapa saja yang bisa direkomendasikan membuat Kartanu. Jadi dalam pembuatan Kartanu ini NU jangan sampai salah sasaran,” jelasnya.

ArrahmahMedia.Com

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gending Muslimin Saba’. Menurutnya, Kartanu ini sejatinya untuk data base warga NU, tetapi bukan berarti ketika suatu daerah yang membuat Kartanu hanya ratusan kemudian dikira warga NU nya hanya ratusan. Padahal ada yang pengurus rantingnya yang tidak membuat kemudian dikira ranting tersebut tidak memiliki warga NU.

“Bagi warga NU yang tidak membuat Kartanu kami juga tetap menganggap dan mengakui sebagai warga NU tetapi belum memiliki kesadaran untuk membuat Kartanu. Oleh karena itu bagi semua warga NU silahkan berpartisipasi untuk turut membuat Kartanu,” ungkapnya.

Pelaksanaan pembuatan Kartanu di wilayah MWCNU Gending digelar selama empat hari mulai Kamis (7/3) hingga Ahad (10/3). Demi mensukseskan program Kartanu ini, pengurus MWCNU Gending bersama PAC GP Ansor Gending telah melakukan sosialisasi Kartanu di 13 Ranting se Wilayah Kecamatan Gending. Sosialisasi dilakukan dengan cara mendatangi tempat-tempat pertemuan, arisan, sarwaan, paguyuban, dan lain-lain selama seminggu sebelum pelaksanaan Kartanu.

Redaktur     : Mukafi Niam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Halaqoh, Sejarah ArrahmahMedia.Com

Rabu, 03 Januari 2018

Gerakan Nasional “Ayo Mondok” Diluncurkan

Jakarta, ArrahmahMedia.Com. Pemukulan bedug oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Senin (1/6) di aula kantor PBNU Jakarta, menandai diluncurkannya Gerakan Nasional “Ayo Mondok” yang dimotori oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI).

Koordinator Gerakan Nasional “Ayo Mondok, Pesantrenku Keren” KH Lukman Harits Dimyati mengatakan, gerakan ini adalah bentuk kepedulian kalangan pesantren yang tergabung dalam RMI terhadap fenomena dunia pendidikan yang gagal menanamkan pendidikan karakter kepada pelajar dan mahasiswa.

Gerakan Nasional “Ayo Mondok” Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Nasional “Ayo Mondok” Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Nasional “Ayo Mondok” Diluncurkan

Menurutnya, secara moral, hanya pesantren yang bisa menyelamatkan generasi muda dari kencenderungan-kecenderungan pendidikan yang merusak. Perilaku yang baik hanya bisa dilakukan dengan pembiasaan secara terus menerus untuk bersikap baik.

ArrahmahMedia.Com

“Pembiasaan selama 24 jam dengan pengawasan, pembinaan dan pendampingan terus menerus adalah bentuk pendidikan karakter yang sudah lama dilakukan di pesantren, jauh sebelum isu pendidikan karakter muncul,” katanya.

ArrahmahMedia.Com

KH Sad Aqil Siroj mengatakan, gerakan Ayo Mondok ini merupakan “action” dari gerakan “Kembali ke Pesantren” yang dicanangkannya sejak Muktamar NU di Makassar 2010 lalu.

“Omong kosong kalau kita ngomong kembali ke khittah kalau tidak kembali ke pesantren. Kembali ke pesantren bisa dalam artian fisik yakni mondok, atau dalam pengertian kembali kepada nilai, akhlaq dan jati diri pesantren,” katanya.

Hadir dalam acara peluncuran Gerakan Nasional “Ayo Mondok” Ketua PP RMI Amin Haedari, Sekjen Miftah Fakih dan para pengurus PP RMI, Ketua RMI Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozien dan Ketua RMI Jawa Timur KH Reza Ahmad Zahid, serta para pengurus lembaga dan badan otonom di lingkungan PBNU. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Ubudiyah, Halaqoh, Ulama ArrahmahMedia.Com

Jumat, 22 Desember 2017

IPNU-IPPNU Unnes Buka Lomba Esai untuk Mahasiswa Se-Jawa

Semarang, ArrahmahMedia.Com

Dalam rangka menyongsong bulan Muharram serta meramaikan Hari Santri Nasional, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan mengadakan lomba esai tingkat mahasiswa se-Pulau Jawa.

IPNU-IPPNU Unnes Buka Lomba Esai untuk Mahasiswa Se-Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Unnes Buka Lomba Esai untuk Mahasiswa Se-Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Unnes Buka Lomba Esai untuk Mahasiswa Se-Jawa

Kegiatan perdana ini mengambil tema “Inovasi Muslim untuk Dunia” dengan enam subtema, yakni teknologi, ekonomi, pendidikan, sosial budaya, lingkungan, dan politik. Pendaftaran lomba tersebut dibuka mulai 10 Agustus hingga 20 September 2016.

Proses registrasi dapat dilakukan melalui pesan singkat (SMS) ke Dani Puspitasari (085600570393) dengan format Nama_Perguruan Tinggi_3 Kata Awal Judul Esai. Untuk mengikuti lomba esai, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp35 ribu per karya.

ArrahmahMedia.Com

Peserta merupakan mahasiswa D3 atau S1 dari perguruan tingi negeri atau swasta di Jawa. Peserta diperbolehkan mengirim maksimal dua karya untuk dilombakan.

Zainuddin, selaku panitia kegiatan tersebut menuturkan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan sarana berkreasi bagi mahasiswa. "Lomba ini menjadi ajang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk meningkatkan daya intelektualitas dan kreativitas dengan memberikan gagasan bagi peradaban Islam dunia," tuturnya.

ArrahmahMedia.Com

Informasi lebih lanjut berkenaan dengan lomba tersebut dapat menghubungi ke 085600570393 (Dani Puspitasari) dan 089689310963 (Zaenuddin) atau mengunjungi portal resmi penyelenggara di http://ipnuippnuunnes.or.id.

Hadiah lomba esai tersebut adalah Rp1 juta (Juara 1), Rp750 ribu (Juara 2), dan Rp500 ribu (Juara 3). Selain itu seluruh peserta juga akan mendapatkan e-sertifikat dari panitia. (Mazid Maulana/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Halaqoh, Fragmen, Makam ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 09 Desember 2017

Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah

Pati, ArrahmahMedia.Com. Ada yang menarik menjelang Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dihelat di Masjid Darussalam Grogolan-Dukuhseti-Pati, Jawa Tengah, Selasa (19/5) malam. Pasalnya, sejak usai jamaah dzuhur terdengar nama ribuan arwah dibacakan oleh panitia.

Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Jama’ah Masjid Darussalam Pati Tahlilkan Ribuan Arwah

Menurut Ketua Panitia Isra’ Mi’raj M Anwar Syafi’i, pembacaan nama arwah dilakukan bergantian oleh sejumlah anggota panitia. “Nama-nama arwah tersebut sengaja kami bacakan pakai pengeras suara demi syiar. Paling tidak, ahli waris juga bahagia nama keluarganya yang telah wafat disebut dalam majlis tahlil ini,” ujarnya.

Tiap nama yang ditahlilkan, lanjut Anwar, keluarga menitipkan uang sebesar 2000 rupiah kepada panitia. “Hingga sore ini, dana yang masuk sudah 8 juta lebih. Kalau 2000 perorang, berarti ada empat ribuan arwah yang ditahlilkan. Seperti tahun lalu, menjelang Maghrib masih ada saja warga mengirim nama leluhurnya,” ungkap Anwar.

ArrahmahMedia.Com

Anwar Syafii menambahkan, tahlil akbar ini telah dimulai sejak tiga tahun silam. “Ini tahun keempat. Tiap tahun selalu naik jumlahnya, baik arwah maupun keluarga yang mendaftarkannya,” ujar Anwar.

ArrahmahMedia.Com

Selain tahlil akbar, lanjut Anwar, kegiatan tahunan tersebut juga memberikan santunan kepada para yatim piatu yang dikemas dalam pengajian umum. “Pengajian malam ini akan dihadiri KH Mahrus Ali dari Jepara,” katanya.

Di tempat terpisah, Imam Masjid Darussalam KH Ali Makhtum Salam menyatakan, kegiatan Isra Mi’raj diinisiasi Majlis Ta’lim Al-Istiqomah yang beranggotakan jamaah masjid Darussalam.

“Majlis ta’lim ini merupakan organisasi pengajian kitab tiap malam Selasa yang dirintis oleh Bapak (KH Abdussalam-red). Lalu, diteruskan Kiai Suyuthi A Hannan, kakak sepupu saya. Setelah beliau sakit-sakitan, saya diminta melanjutkan,” ujar Kiai Makhtum.

Pengajian kitab kuning, lanjutnya, telah dimulai saat Almaghfurlah KH Abdussalam masih hidup. Mbah Salamun, sapaan akrab Kiai Abdussalam, biasa memimpin pengajian dengan berbagai macam kitab, antara lain Majmuah al-Syariah al-Kafiyah li al-Awam karya KH Sholeh Darat Semarang.

Sementara itu, Koordinator Majlis Ta’lim Al-Istiqomah Masjid Darussalam Ahmad Ahsin mengatakan, nanti malam ada 35 anak yatim piatu yang akan diberi santunan. “Dana santunan, diambil dari sumbangan para donatur. Bukan dari dana pemasukan tahlil akbar,” tandasnya. (Musthofa Asrori/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Halaqoh, Kyai ArrahmahMedia.Com

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs ArrahmahMedia.Com sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik ArrahmahMedia.Com. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan ArrahmahMedia.Com dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock