Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2018

Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses

Probolinggo, ArrahmahMedia.Com. Dalam rangka ikut mendukung suksesnya pemilu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat di Jalan Panglima Sudirman 440 Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (3/04).

Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses (Sumber Gambar : Nu Online)
Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses (Sumber Gambar : Nu Online)

Silaturahmi ke KPUD, PMII Probolinggo Dorong Pemilu Sukses

Agenda silaturahmi ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan moral kepada Komisioner KPUD Kabupaten? Probolinggo yang baru dilantik 30 Maret 2014 kemarin.

Pagi itu kunjungan ke kantor KPUD diikuti sejumlah jajaran PC PMII Probolinggo, antara lain Ketua PC PMII Probolinggo Muhammad Towil, Sekretaris PC PMII Probolinggo Muhamat Sahidin, Ketua Bidang Kaderisasi PC PMII Probolinggo Beny Yusman, Wakil Bendahara PC PMII Probolinggo Ahmad Yani, dan Biro Kaderisasi Korp PMII Putri (Kopri) PMII Probolinggo Linda Indriyana.

ArrahmahMedia.Com

Kepada komisioner KPUD, Ketua PC PMII Probolinggo Muhammad Towil menegaskan tentang komitmen PMII yang akan mendukung penuh kerja-kerja KPU. “PMII siap membantu mensukseskan pemilu, ” katanya.

Sebagai KPU yang baru dilantik, kata Towil, KPU lumrah butuh dukungan moril. Namun, menurut Towil, PMII tetap akan melakukan kontrol sosial kepada KPUD. “KPU harus bekerja dengan optimal. Sesuai kode etik. Jika nanti dalam menjalankan tugasnya KPU terindikasi melanggar undang-undang dan kode etik, PMII siap melakukan aksi protes turun jalan di kemudian hari,” tegas Towil.

ArrahmahMedia.Com

Dalam kesempatan ini, PC PMII Probolinggo bertemu dengan empat komisioner KPUD, yakni Isfak Yulianto, Ainul Yaqin, Sugeng, dan Erfan Ghazi. Muhammad Zubaidi selaku ketua KPUD Kabupaten Probolinggo tidak bisa menemui, karena mengawal pengiriman logistik ke beberapa kecamatan setempat.

Ainul Yaqin perwakilan komisioner KPUD menyampaikan terima kasih atas dukungan moril PMII Probolinggo. Menurutnya, KPUD ke depan butuh kerja sama dari semua pemangku kepentingan yang ada demi kesuksesan pemilu.

“Terima kasih atas dukungan morilnya. Kerja sama harus preventif. Jangan menunggu kami melakukan kesalahan. (Jika) terindikasi ke sana saja, silahkan peringati kami. Inilah yang disebut mitra itu,” kata Ainul. ?

Ainul menambahkan, peran PMII Probolinggo diharapakan juga mendorong aksi pemilu damai. “Saya harap semua bekerja sama untuk pemilu bermartabat dan berkualitas,” pungkasnya.? (Beny/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Pertandingan, Hikmah, Hadits ArrahmahMedia.Com

Rabu, 21 Februari 2018

"Ngurus Sampah Lebih Manfaat daripada Ngurus Pilkada DKI"

Jakarta, ArrahmahMedia.Com

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, di Jakarta, Selasa (26/9) menegaskan, permasalahan sampah menarik dibahas daripada politik.

Ngurus Sampah Lebih Manfaat daripada Ngurus Pilkada DKI (Sumber Gambar : Nu Online)
Ngurus Sampah Lebih Manfaat daripada Ngurus Pilkada DKI (Sumber Gambar : Nu Online)

"Ngurus Sampah Lebih Manfaat daripada Ngurus Pilkada DKI"

"Ngurusi sampah lebih bermanfaat daripada ngurusi Pilkada DKI. Siapa pun yang jadi biarkan saja, sampah ini harus ada yang mengurus," ujar alumni Pesantren Lirboyo lagi.

Pimpinan Pusat Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdalatul Ulama (PP LPBINU) menggelar Gerakan Nusantara Bebas Sampah 2020, di halaman kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta.

"Saya mengapresiasi upaya LPBI NU yang menyelenggarakan gerakan peduli lingkungan bersih seperti ini," kata Kiai Said lagi.

ArrahmahMedia.Com

Apresiasi senada juga disampaikan Dirjen Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tuti Hendrawati Mintarsih. Bahkan, pihaknya berencana menjalin kerja sama lebih intensif dengan LPBINU.?

Bekerja sama dengan NU, kata Kiai Said, biasanya menghasilkan hal positif. Contohnya pelaksanaan program KB pada masa Orde Baru yang sempat tersendat akhirnya cukup sukses setelah para kiai bersuara melalui forum kajian kitab kuning Bahtsul Masail.?

"Jadi Insyaallah, setiap kerja sama dengan NU juga tidak ada tendensi politik. Tapi murni untuk kebaikan," pungkas Kiai Said.

ArrahmahMedia.Com





Kali ini LPBINU mengampanyekan Gerakan Nusantara Bebas Sampah 2020 melalui pemberdayaan sampah plastik bernama ecobrick, yakni program daur ulang sampah plastik berupa bekas botol minuman mineral untuk menjadi semacam “batu bata”. Kumpulan botol yang dipadati sampah-sampah plastik ini lantas dibentuk dan dimanfaatkan menjadi sejumlah barang, seperti furnitur, pagar taman, dinding, panggung, dan lain-lain.

Pemberdayaan sampah plastik lewat metode ecobrick merupakan kelanjutan dari program LPBINU sebelumnya, Gerakan Ubah Sampah Jadi Berkah, yang memanfaatkan barang-barang bekas menjadi berbagai macam benda kerajinan, seperti lukisan, tas, ornamen, pot bunga, dan lain-lain.? (Gatot Arifianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Hikmah, Nahdlatul ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 17 Februari 2018

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran

Katakan yang benar meskipun itu pahit. Sabda Rasulullah SAW ini menjiwai ketegaran Asiyah, istri Fir’aun, sejak ribuan tahun silam ketika suaminya yang angkuh itu memaksannya menanggalkan kebenaran.

Dalam ‘Uqudul Lujjain, Syekh Nawawi al-Bantani menceritakan hikayat awal keimanan Asiyah dari kesuksesan Nabi Musa AS mengalahkan tukang sihir suruhan Fir’aun. Penguasa otoriter yang mendaku dirinya sebagai Tuhan ini menantang Nabi Musa adu kebenaran dengan saling “unjuk kebolehan”.

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Penderitaan Istri Firaun dalam Mempertahankan Kebenaran

Asiyah yang menyaksikan peristiwa tersebut akhirnya jatuh cinta pada ajaran Nabi Musa. Mukjizat telah terbentang, dan kebatilan terbukti gugur di hadapan kebenaran tauhid. Istri Fir’aun ini pun mantab menyatakan beriman.

ArrahmahMedia.Com

Fir’aun betul-betul tidak terima dengan keputusan istrinya. Ia mengikat kedua tangan dan kaki Asiyah pada empat buah tiang. Tubuhnya dipaksa menatap sengatan matahari. Fir’aun dan pengikutnya lantas meninggalkan Asiyah begitu saja bak bangkai kadal yang terkapar di atas pasir.

Penderitaan perempuan malang ini belum berakhir. Karena beberapa saat kemudian, Fir’aun memerintahkan anak buahnya melemparinya dengan batu besar. Dalam perih, Asiyah berutur, “Wahai Tuhanku, dirikanlah rumah untukku di sisimu di dalam surga.”

ArrahmahMedia.Com

Seketika itu ia melihat sebuah rumah yang terbuat dari marmer putih. Lalu nyawanya dicabut, sebelum tubuhnya ditimpa batu besar hingga ia tidak merasakan sakit.

Fir’aun dalam kisah ini memperlihatkan kezaliman yang tiada batas. Ia tak segan-segan  menyiksa, bahkan membunuh, setiap orang yang berseberangan dengan dirinya, tak terkecuali istrinya sendiri.

Perilaku Fir’aun ini juga menandai  adanya struktur kekuasaan yang hegemonik dalam kehidupan bernegara sehingga akses kritik atau berpendapat secara bebas menjadi buntu. Dalam konteks kehidupan rumah tangga, Fir’aun sedang memamerkan dominasi laki-laki atas perempuan yang menjadi faktor ketidakharmonisan dan kekerasan dalam sebuah keluarga.

Sebaliknya, Asiyah mengajarkan kepada kita semua tentang kesabaran dalam menghadapi cobaan berat. Siksaan hebat dari Fir’aun tak menggoyangkan pilihannya terhadap ajaran tauhid. Berkat ketabahan dan keteguhannya menggenggam prinsip ini, Asiyah justru mendapat perlindungan dan kemuliaan. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Halaqoh, Hikmah, Cerita ArrahmahMedia.Com

Kamis, 15 Februari 2018

Peristiwa Tsunami Bikin Romo Benny Akui Kewalian Gus Dur

Jakarta, ArrahmahMedia.Com. Tidak sedikit umat Islam yang menganggap kalau KH Abdurrahman Wahid sebagai wali. Manusia yang punya kemampuan spiritualitas di atas rata-rata, supranatural atau dalam bahasa pesantren populer dengan istilah khoriqul adah

Peristiwa Tsunami Bikin Romo Benny Akui Kewalian Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Peristiwa Tsunami Bikin Romo Benny Akui Kewalian Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Peristiwa Tsunami Bikin Romo Benny Akui Kewalian Gus Dur

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang merupakan guru besar ilmu tasawuf pun tak kalah menyakini terhadap kewalian kiai yang populer disapa Gus Dur tersebut. 

Namun, kehebatan Gus Dur dalam membaca peristiwa yang belum terjadi, tidak hanya diyakini dan diakui oleh umat Islam. Pasalnya, Antonius Benny Susetyo atau yang akrab disapa Romo Benny juga mengakui kemampuan spiritualitas Gus Dur. 

Saat ditemui ArrahmahMedia.Com usai mengisi Seminar Kebangsaan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (14 /12), pria yang juga menjadi pastur ini mengatakan bahwa Gus Dur mampu membaca tanda-tanda zaman. 

Di antara yang Romo Benny ungkap, ialah tentang peristiwa tsunami yang terjadi di Provinsi Aceh. Sebuah peristiwa yang pernah mengguncang provinsi yang mempunyai julukan Serambi Mekkah dengan memakan ratusan ribu korban jiwa. 

ArrahmahMedia.Com

Menurut Romo Benny, sebelum terjadinya bencana tsunami, Gus Dur mengaku resah dan tidak bisa tidur. Keresahan itu pun disampaikan ke Romo Benny yang berisi sebuah mimpi tentang terjadinya bencana besar, namun tidak diketahui lokasi pastinya. 

ArrahmahMedia.Com

"Pulang dua hari, meletus Aceh. Itu waktu peristiwa Aceh. Artinya Gus Dur mempunyai kemampuan daya spiritual yang luar biasa," katanya bersemangat. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Humor Islam, Hikmah, Kiai ArrahmahMedia.Com

Senin, 05 Februari 2018

KH Dian Nafi’, Ahlinya Resolusi Konflik dari Solo

Tulisannya sering muncul di kolom berbagai surat kabar. Temanya begitu menyejukkan, tentang Islam Rahmatan lil Alamin, tentang keadilan. Para pembaca menjadi ikut tercerahkan dan membuat orang menjadi tertarik akan konsep Islam yang damai.

Pada Rabu sore (19/6), wartawan NU Online, Ajie Najmuddin, berkunjung ke rumahnya, di Pesantren Al-Muayyad Windan Makamhaji Kartasura Sukoharjo. Saat ditemui, Pak Dian, begitu dia biasa dipanggil, baru selesai mengatur kursi yang akan digunakan untuk acara akhirussanah RA Al-Muayyad Windan, esoknya. Ditemani suguhan lotis dan segelas teh hangat, mereka memulai pembicaraan.

Tulisan anda di media massa, banyak yang bertemakan gagasan Islam yang damai, apa tujuannya?

KH Dian Nafi’, Ahlinya Resolusi Konflik dari Solo (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Dian Nafi’, Ahlinya Resolusi Konflik dari Solo (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Dian Nafi’, Ahlinya Resolusi Konflik dari Solo

Saya hanya ingin menggambarkan sedikit tentang nilai-nilai yang saya dapatkan di pesantren. Tentang nilai kebenaran, keluhuran, persaudaraan dan sebagainya. Semuanya saya dapatkan dari para guru saya di pesantren.

Mengenai nilai-nilai di pesantren, bisa sedikit anda jabarkan?

Tentang kebenaran. Kebenaran ini bisa diartikan, yakni kesesuaian dengan 6 hal ini; norma, hukum, ilmu, fakta, realita, dan perikatan.

ArrahmahMedia.Com

Kesesuaian perikatan, maksudnya?

Sebagai orang indonesia, kita semestinya juga menyesuaikan diri dengan menerima Pancasila dan UUD, karena itu merupakan sebuah perjanjian atau ikatan dari para pendiri bangsa.

Selain nilai-nilai di pesantren yang anda sebutkan, anda juga menyebut sekilas tentang guru. Siapa guru yang paling menginspirasi anda?

ArrahmahMedia.Com

Alm. Kiai Umar Abdul Mannan (Pengasuh Pesantren Al-Muayyad Solo, wafat tahun 1980,-red). Beliau adalah sosok yang menginspirasi. Saya ceritakan salah satu kisah beliau, pernah suatu ketika beliau mendapat kiriman surat bertinta hitam. Diperlihatkannya surat tersebut kepada saya, isinya begitu keras dan kasar bahasanya.

Beliau bertanya, “Saya harus bagaimana?”.

Akhirnya beliau justru sowan ke sang pengirim surat. Meminta klarifikasi atas surat tersebut. dan tidak ada lagi konflik setelahnya. Inilah salah satu teladan keluhuran dari beliau.

Saat ini anda juga dikenal sebagai pemilik sebuah radio, apa motivasi anda mendirikannya?

Saya bukan pemilik, hanya mengelola. Tujuannya untuk mengembangkan sapaan kepada publik Solo Raya. Juga untuk memperkuat warga Nahdliyyin melalui media massa.

Selain itu, saya selalu memegang 3 hal ini, pun dalam mendirikan radio ini. Tiga hal yakni, untuk meraih prestasi vertikal (dapat juga dimaknai mendekat ke Tuhan), kita harus bertindak baik pula ke horizontal (sesama makhluk).

Kedua, bertindaklah inklusif jangan eksklusif. Radio ini bisa berkembang dengan bagus, karena kita merangkul semua. Bahkan pendengar kita mayoritas anak muda. Tapi di sisi lain, kita sisipi dengan siraman rohani.

Ketiga, apabila terjadi konflik senior-yunior, maka senior mesti melakukan afirmasi kepada yunior. Juga dalam setiap hal, mesti ada sinergitas dan kolaborasi antara keduanya.

 

*

M. Dian Nafi’ lahir di Sragen pada 4 April 1964. Ia adalah anak ketiga dari delapanbersaudara. Ayahnya, Kiai Haji Ahmad Djisam Abdul Mannan, merintis Pesantren An-Najah, Gondang, Sragen, Jawa Tengah, yang kini diasuh kakak iparnya. Sementara kakeknya, Kiai Haji Abdul Mannan, adalah pendiri Pesantren Al-Muayyad, Mangkuyudan, Surakarta, salah satu pesantren Al-Quran yang terkenal di Solo.

Pertemuannya dengan beberapa tokoh rekonsiliasi kemudian membawanya bergabung dalam Tim Independen Rekonsiliasi Ambon (TIRA), Tim Pemberdayaan Masyarakat Pasca-Konflik (TPMPK) Maluku Utara, dan lembaga-lembaga lainnya seperti Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) Universitas Gadjahmada, Pusat Studi dan Pengembangan Perdamaian (PSPP) Yogyakarta, Pusat Pemberdayaan untuk Rekonsiliasi dan Perdamaian (PPRP) Jakarta, Crisis Centre Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Common Ground Indonesia, dansebagainya. Pertemuan dan pendidikan yang diikuti di luar negeri adalah Disaster Management Training di Africa University Zimbabwe, Education in Religion for Communitiy Consultation di Agia Napa, Siprus (2001), Asia Africa People Forum di Kolombo (2003), Indonesia Pesantren Program di Amherst, Massachusetts, USA (2003), dan Summer Peace Building Institute di Harrisonburg, Virginia, USA (2005).

Saat ini, ia mengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Muayyad Windan, Makamhaji, Sukoharjo, yang merupakan pengembangan dari Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan, Surakarta. (Ajie Najmuddin/Red:Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Nasional, PonPes, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 03 Februari 2018

Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN

Dompu, ArrahmahMedia.Com. Setelah jauh sebelumnya ? 31 region memastikan wakilnya di seri nasional Liga Santri Nusantara (LSN), akhirnya Ahad (16/10) malam, region NTB III yang meliputi Bima, Dompu juga telah selesai melangsungkan laga final yang berlangsung di Lapangan Pantapaju, Dompu.

Pada laga final LSN Region NTB III ini mempertemukan Pesantren Ar-Rizki melawan Pesantren Al-Kautsar. Sejak peliut panjang berbunyi yang menjadi tanda dimulainya laga final, kedua tim saling menampilkan permainan terbaiknya.

Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemenangan Ar-Rizki NTB III Lengkapi 32 Tim di Seri Nasional LSN

Setelah menampilkan permainan yang terbaik dari masing-masing tim, jelang beberapa menit babak pertama tepatnya menit 10 Rahman gelandang serang Ar-Rizki dengan nomor punggung 10 berhasil merobek gawang Al-Kautsar, sehingga merubah skor menjadi 1-0.

Detik-detik babak pertama akan berakhir menit ke-30 Rahman kembali menyumbangkan gol yang kedua, dengan demikian skor berubah menjadi 2-0, hingga babak pertama selesai tim Al-Kautsar belum berhasil mengejar ketertinggal 2 gol.

Masuk babak kedua, skuad Al-Kautsar mencoba menyusun serangan guna mengejar ketertinggalan gol, beruntung usaha yang dibangun oleh skuad Al-Kautsar berhasil menciptakan gol melalui kaki kanan Irfan pada menit 40, ? memperkecil ketertinggalan skor menjadi 1-2.

ArrahmahMedia.Com

Tapi tak diduga sebelum mengakhiri babak kedua yang sekaligus menjadi tanda selesainya laga final LSN Regional NTB III, skuad Ar-Rizki Kasman nomor punggung 7 berhasil menambah koleksi gol yang ketiga, sekaligus menjadi gol penutup laga final tersebut.

Dengan demikian Ar-Rizki tampil sebagai juara LSN Regional NTB III dengan skor 3-1, dan berhak mewakili NTB III pada ? seri nasional yang akan berlangsung pada tanggal 22 Oktober di Yogyakarta.

ArrahmahMedia.Com

Dengan hasil laga final tersebut Rahmat Ismail Koordinator Regional NTB III merasa puas dan bersyukur atas suksesnya final LSN Regional NTB III meski cukup dekat waktu pelaksanaannya denga seri nasional.

"Saya sangat puas dengan laga final yang sangat luar biasa ini, juga saya sampaikan terimaksih banyak kepada semua pihak yang telah bekerja sama mensukseskan LSN Region NTB II ini", ungkapnya.

Hadir dalam acara penutupan LSN regional NTB III, Kadispora mewakili Bupati Dompu, Wakil Ketua DPRD Dompu, Ketua Fraksi PKB DPRD Dompu, ? dan tokoh agama berpengaruh KH. Asikin Ahmad. (Red: Fathoni)





Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com AlaSantri, Olahraga, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Jumat, 02 Februari 2018

NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School

Bekasi, ArrahmahMedia.Com. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi menginisiasi pertemuan antar organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan setempat, untuk membahas terkait penolakan terhadap wacana Full Day School (FDS) di Gedung NU Centre El-Said, Sepanjangjaya, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/7).

NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Kota Bekasi Inisiasi Aksi Damai Tolak Full Day School

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar penolakan atas Permendikbud No 23 tahun 2017 Tentang Hari Sekolah. Kebijakan Menteri Muhadjir Effendy itu dinilai akan menggerus pelajaran agama bagi pelajar di Indonesia. Selain itu, berpotensi mengancam eksistensi madrasah diniyah dalam hal penguatan keagamaan.

Sekretaris PCNU Kota Bekasi Ayi Nurdin mengatakan, modal awal dari pertemuan itu adalah adanya kesepakatan bersama untuk menolak FDS. Kemudian penolakan itu akan dilalui dengan proses lobi kepada organisasi atau lembaga setempat agar bersama-sama melakukan aksi damai. Minimal, lanjut Ayi, aksi dilakukan di depan kantor pemegang kebijakan, dalam hal ini pemerintah daerah atau Dinas Pendidikan.

"Kita perlu membentuk tim untuk turun aksi dengan dialog terlebih dulu. Kemudian tim melakukan perumusan langkah. Dialog menjadi langkah awal. Berbagai langkah harus cepat, karena ada desakan yang kuat untuk FDS ini segera direalisasikan. Kalau tim sudah siap, kita persiapkan untuk aksi di tingkatan lokal," kata Ayi.

ArrahmahMedia.Com

Dia juga mengatakan agar masing-masing organisasi dan lembaga yang memiliki kepentingan menolak FDS untuk mengumpulkan tanda tangan atau membuat petisi. Kalau perlu, lanjutnya, menyodorkan sebuah lembaran pernyataan sikap kepada Wali Kota Bekasi untuk ditandatangani. Sehingga gelombang penolakan kian besar karena mendapat persetujuan dari pimpinan daerah.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru NU (Pergunu) Kota Bekasi Heri Kuswara menyarankan agar jangan hanya melakukan penolakan, tapi juga harus memiliki solusi. Dalam hal ini, ada model baru yang mesti diusulkan ke pemerintah terkait penguatan pendidikan karakter. Sehingga substansi dengan implementasi jam sekolah menjadi tidak nyambung.?

Karena menurutnya, penguatan pendidikan karakter itu tidak ada hubungannya dengan kuantitas jam pelajaran, melainkan didapat dari keteladanan guru yang diberikan kepada murid.

"Jadi, selain unjuk rasa, kita juga harus unjuk gagasan. Kita harus memberikan formula baru. Misal, dengan tidak 5 hari. Atau mungkin 5 hari tapi tidak 8 jam, tapi 6 hari. Jadi, sekalipun FDS berjalan, tetap dibutuhkan adanya kolaborasi dengan madrasah diniyah," ucap pria asal Garut itu.

Selain itu, Ketua PC IPNU Kota Bekasi Adi Prastyo akan mengumpulkan pernyataan sikap penolakan dari murid madrasah diniyah atau lembaga pendidikan di bawah naungan Pergunu dan Maarif NU. Hal itu dilakukan dengan tujuan mempertahankan pendidikan karakter yang sudah berlangsung sejak lama di madrasah diniyah.

ArrahmahMedia.Com

Akhir-akhir ini, IPNU Kota Bekasi giat mengadakan diskusi internal membahas FDS dan melakukan kajian sebelum turun aksi sebagai bentuk pengimplementasian dari instruksi yang dikeluarkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Jadi, selain mendapat intstruksi langsung dari PBNU, kami juga memohon izin ke PCNU setempat terlebih dulu. Kalau diizinkan turun, IPNU Kota Bekasi akan turun langsung," kata Tyo, sapaan akrab mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yayasan Pembinaan Ilmu Administrasi Modern Indonesia (STIA YPIAMI) Jakarta.

Pertemuan itu dihadiri oleh beberapa organisasi dan lembaga keagamaan Kota Bekasi. Diantaranya, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), dan Forum Komunikasi Pendidikan al-Quran (FKPQ).

Rencananya sebelum melaksanakan aksi damai pada 25 Agustus 2017, akan dilakukan audiensi kepada pihak terkait. Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi. (Robiatul Adawiyah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Habib, Nahdlatul, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Kamis, 01 Februari 2018

Enam Adab Majikan kepada Pembantu Menurut Imam al-Ghazali

Hubungan majikan dengan pembantu seringkali sangat jauh dari kesetaraan. Hal ini tidak jarang membuat majikan bertindak semena-mena terhadap pembantu. Islam bukanlah agama yang membenarkan penindasan terhadap sesama manusia. Oleh karena itu ada etika tertentu yang disebut adab bagi seorang majikan terhadap pembantunya.

Imam al-Ghazali dalam risalahnya berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmuah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 444) menyebut ada enam adab majikan kepada pembantu sebagai berikut: 

Enam Adab Majikan kepada Pembantu Menurut Imam al-Ghazali (Sumber Gambar : Nu Online)
Enam Adab Majikan kepada Pembantu Menurut Imam al-Ghazali (Sumber Gambar : Nu Online)

Enam Adab Majikan kepada Pembantu Menurut Imam al-Ghazali

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. 

ArrahmahMedia.Com

Artinya: “Tidak memaksanya bekerja melebihi kemampuannya; berbelas kasih ketika ia kelelahan dan tidak menyakitinya dengan memukul; tidak memakinya terus menerus sebab bisa membuatnya berani membalas; memaafkan kesalahannya; mau menerima permohonan maafnya; jika ingin memberinya makanan lezat, maka mengajaknya duduk bersama untuk memakannya, atau memberinya makan yang sama secukupnya.”

Dari kutipan di atas dapat diuraikan enam adab majikan kepada pembantu sebagai berikut:

Pertama, tidak memaksanya bekerja melebihi kemampuannya. Sebelum mulai bekerja, tentu ada kesepakatan-kesepakatan tertentu antara majikan dan pembantu berkenaan dengan hak dan kewajiban masing-masing. Seorang majikan tidak bisa secara sepihak melanggar kesepakatan, misalnya berkaitan dengan jam kerja, jenis pekerjaan, besar gaji, jam istirahat, hak libur atau cuti dan sebagainya. Hal-hal yang di luar kesepakatan tidak bisa dipaksakan sehingga harus ada pembicaraan terlebih dahulu hingga mencapai kata sepakat. 

ArrahmahMedia.Com

Kedua, berbelas kasih ketika ia kelelahan dan tidak menyakitinya dengan memukul. Seorang majikan harus memiliki rasa kemanusiaan kepada siapa pun termasuk pembantu. Beberapa kasus terjadi majikan memaksa pembantu bekerja melebihi kemampaunnya. Ketika ia menolak karena tak mampu melakukannya, majikan kemudian memukul dan bahkan menyiksanya. Hal seperti ini tidak dibenarkan di dalam Islam. Seorang pembantu secara sosial ekonomi termasuk kaum lemah (mustadh’afin) yang harus mendapat perlindungan secara moral maupun agama. 

Ketiga, tidak memakinya terus menerus sebab bisa membuatnya berani membalas. Seorang pembantu terkadang kurang sempurna dalam pekerjaannya. Jika persoalannya ia kurang terbiasa dengan pekerjaan tertentu, maka majikan harus memberinya banyak kesempatan untuk berlatih hingga terampil. Tetapi ketika sudah dilatih tetap juga kurang terampil, mungkin hal itu memang kurang cocok baginya. Majikan tidak perlu memaki terus menerus karena hal itu bisa membuatnya tersinggung dan emosi. Orang emosi bisa kehilangan akal sehatnya sehingga bisa berbuat apa saja. 

Keempat, memaafkan kesalahannya. Berbuat salah adalah manusiawi. Oleh karena itu tanpa pembantu meminta maaf, seorang majikan harus berjiwa besar memaafkannya sebab berapa pun besar gaji yang ia berikan kepada pembantu, sebenarnya masih tidak sebanding dengan jerih payahnya. Kesediaan dirinya menjadi seorang pembantu sebetulnya sudah merupakan pengorbanan harga diri yang luar biasa. Hal yang sangat mendasar dari persoalan ini adalah ia telah mengorbankan kebebasan hidupnya dalam banyak hal. Kebebasan seseorang sejatinya teramat mahal harganya yang oleh majikan nyaris tidak mendapat kompensasi apapun. 

Kelima, mau menerima permohonan maafnya. Ketika seorang pembantu telah berbuat kesalahan dan memohon maaf kepada majikan, maka kesalahan-kesalahannya supaya dimaafkan. Dengan dimaafkan, perasaan takut dan bersalahnya bisa berkurang dan akhirnya dapat bekerja lagi dengan baik dan tenang. Sebelum memaafkan, seorang majikan tentu boleh meminta pembantu untuk berjanji tidak akan mengulang kesalahan yang sama. 

Keenam, memberinya makanan yang lezat dan mengajaknya duduk bersama. Seorang majikan yang baik dan rendah hati, tentu tidak keberatan untuk sekali-kali duduk semeja untuk menikmati makanan yang enak bersama dengan pembantu. Seorang majikan haruslah memiliki keyakinan bahwa pada dasarnya derajat semua orang adalah sama di depan Allah SWT. Hal satu-satunya yang membedakan di antara mereka hanyalah ketakwaan masing-masing kepada-Nya. 

Demikianlah enam adab majikan kepada pembantu sebagaimana dijelaskan oleh Imam al-Ghazali. Keenam adab ini relevan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang dikeluarkan pada tanggal 16 Januari 2015. Peraturan itu berisi antara lain tentang hak dan kewajiban seorang pembantu yang disebut pembantu rumah tangga (PRT). Pelanggaran atas peraturan ini oleh majikan atau pengguna, misalnya, dapat dikenakan sanksi pidana. 

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta 

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Hikmah ArrahmahMedia.Com

Minggu, 28 Januari 2018

Khotbah Gerhana Matahari oleh KH Maimoen Zubair

? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ?

Khotbah Gerhana Matahari oleh KH Maimoen Zubair (Sumber Gambar : Nu Online)
Khotbah Gerhana Matahari oleh KH Maimoen Zubair (Sumber Gambar : Nu Online)

Khotbah Gerhana Matahari oleh KH Maimoen Zubair

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

ArrahmahMedia.Com

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ?:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

ArrahmahMedia.Com

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

?

? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ?

? ? ? ? ? ?.

Artinya, Segala puji bagi Allah swt yang menjadikan matahari dan bulan sebagai salah satu tanda kebesaran Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Perkasa yang mana tanda itu telah tampak bagi orang-orang awas yang merenungkan dan memikirkannya. Dialah yang membuat malam dan siang silih berganti. Pergantian malam-siang itu merupakan peringatan bagi orang-orang berilmu dan berpikir yang bersedia mengambilnya sebagai peringatan. Kita memuji Allah swt atas anugerah yang Dia berikan kepada kita dengan menerima nasihat, menasihati, dan mengambil pelajaran.

Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Yang Maha Tunggal, lagi Maha Kuasa, sebuah kesaksian yang kita simpan untuk hari di mana hati dan mata itu menatap.

Aku bersaksi, penghulu dan junjungan kita nabi besar Muhammad saw adalah hamba dan utusan-Nya, seorang rasul yang mengajak manusia tunduk dan merendahkan diri kepada Allah swt yang mencipta alam semesta tanpa kecuali. Semoga Allah swt melimpahkan shalawat dan salam-Nya untuk penghulu dan junjungan kita nabi besar Muhammad saw yang diutus membawa peringatan dan kabar gembira, untuk keluarganya yang disucikan sesuci-sucinya dari penyembahan berhala dan syirik, untuk para sahabatnya yang mana mereka mengambil petunjuk darinya, dan untuk seluruh pengikut nabi Muhammad saw.

Amma badu,

Para jamaah sekalian, semoga Allah merahmati kamu semua. Bertakwalah kamu semua kepada Allah. Dia telah menampakkan peringatan-Nya kepadamu semua karenanya terimalah peringatan itu. Dia memperlihatkan tanda kuasa-Nya yang paling jelas agar kamu mengambil peringatan. Amati dan pikirkanlah tanda-tanda-Nya yang jelas itu. “Janganlah menjadi salah satu dari mereka yang berhati keras dan mereka yang melupakan Allah lalu Allah membuat mereka lupa diri. Mereka adalah orang fasik,” (Al-Hasyr ayat 19).

Para jamaah shalat gerhana yang dirahmati Allah, ketahuilah bahwa Allah menyadarkan dan mengingatkan kamu dengan peringatan yang paling nyata di hari gerhana ini agar fenomena ini menjadi peringatan bagimu.

Allah menjadikan matahari sebagai tanda dan cahaya-Nya agar kamu semua dapat beraktivitas mencari nafkah di siang hari. Demikianlah matahari sejak dulu selalu begitu. Dan hari ini telah terjadi gerhana matahari. Fenomena ini tidak terjadi kecuali sebagai peringatan agar kamu berbuat baik, mengambil pelajaran, merenung, berpikir, dan takut siksa-Nya. Siksa Allah itu teramat keras. Istighfarlah, istighfar. Mintalah ampunan kepada Tuhanmu. Kembalilah kepada Tuhanmu karena Dia Maha Lembut lagi Maha Tahu.

Ketahuilah Allah mengedarkan matahari di tempat tetapnya. Dia dengan tepat menentukan lintas peredarannya. Matahari dan bulan adalah dua tanda-Nya. Dia mengedarkan matahari dan bulan di tempat edarnya. Keduanya beredar tidak keluar dari lintasan edarnya sejak diciptakan hingga hari ini dan hari-hari esok. Allah menjadikan matahari sebagai tanda-Nya di malam hari sebagaimana bulan adalah tanda-Nya di malam hari atas kuasa Penguasa Yang Maha Tahu. Allah menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya. Allah menentukan semuanya dengan ketentuan yang proporsional.

Wahai umat Islam, bertakwalah kamu kepada Allah dan waspadalah karena Dia menuntutmu waspada atas fenomena gerhana matahari. Pasalnya sinar dan cahaya matahari adalah nikmat dan rahmat-Nya untukmu. Allah mengubah nikmat itu melalui fenomena gerhana agar kamu mengambil pelajaran. “Allah takkan mengubah (nikmat) yang ada pada suatu kaum sampai mereka sendiri yang mengubah (ketaatan) yang ada pada diri mereka. Demikian terjadi karena Allah takkan nikmat yang telah diberikannya kepada suatu kaum sampai mereka sendiri mengubah (ketaatan) yang ada pada diri mereka sendiri,” (Al-Anfal ayat 53).

Bisa jadi gerhana matahari ini terjadi disebabkan oleh akumulasi dosa-dosamu. Karenanya, minta ampunlah atas segala dosamu karena dosa dapat terhapus sebab istighfar. Sesalilah perilakumu yang melewati batas selama ini di hadapan Allah.

Rasulullah saw bersabda, "Sungguh matahari dan bulan adalah dua tanda dari sekian banyak tanda kebesaran Allah. Gerhana keduanya terjadi bukan karena meninggal dan lahirnya seseorang. Kalau kamu lihat fenomena itu, berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalat dan bersedekahlah," (HR Bukhari, Muslim, dan lain-lain).

Allah berfirman, "Dialah Allah yang menciptakan matahari sebagai sinar dan bulan sebagai cahaya. Dia menetapkan garis edarnya agar kamu mengetahui bilangan tahun dan hitungannya. Tiadalah Allah ciptakan semua itu kecuali dengan benar. Demikian Allah menerangkan tanda-tanda-Nya bagi kaum yang mau memahami,” (Yunus ayat 5).

? ? ? ?

Kemudian berdoa dengan doa yang sesuai. (diterjemahkan oleh Alhafiz Kurniawan, ArrahmahMedia.Com)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Meme Islam, Kyai, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 27 Januari 2018

Kang Said: Wakil Rakyat Harus Lepas Ego Kepartaian

Jakarta,ArrahmahMedia.Com. Kisruh wakil rakyat tak kunjung usai sejak resmi dilantik tanggal 1 Oktober 2014 silam. Klimaksnya, ketika Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menyatakan mosi tidak percaya pada kubu Koalisi Merah Putih (KMP) dengan membentuk pimpinan DPR tandingan.

Kang Said: Wakil Rakyat Harus Lepas Ego Kepartaian (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Wakil Rakyat Harus Lepas Ego Kepartaian (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Wakil Rakyat Harus Lepas Ego Kepartaian

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau wakil rakyat supaya mengusung politik damai dan berkeadilan.

“Masyarakat Indonesia menginginkan politik harmoni, karena itu para wakil rakyat di DPR mesti melepas ego kepartaian dan semua kepentingan kelompok,” tegas KH Said Said Aqil Siroj ketika menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat Pleno Munas-Konbes NU di Jakarta, Sabtu (1/11).

ArrahmahMedia.Com

Ketua Umum PBNU ini juga menerangkan, bahwa kisruh yang tak pernah usai ini juga akan mengganggu agenda dan kinerja wakil rakyat sehingga rakyat sendiri yang akan menjadi korban.

Kiai Said juga berharap, kinerja pemerintah untuk mewujudkan program-programnya jangan sampai terganggu. Apalagi kisruh ini sampai menggoyang kedudukan presiden.

ArrahmahMedia.Com

“Kedudukan Presiden tak dapat diganggu, karena sistem kita presidensial bukan parlementer, kecuali terjadi pelanggaran-pelanggaran yang sangat mendasar,” pungkasnya. (Fathoni/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Khutbah, Hikmah, Makam ArrahmahMedia.Com

Minggu, 21 Januari 2018

IPNU-IPPNU Bener Deklarasi Perangi Narkoba

Purwrejo, NU online

Menggunakan momentum Masa Kesetian Anggota dan Kemah Pelajar, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menggelar deklarasi memerangi narkoba. Deklarasi tersebut diikuti oleh sekitar 250 pelajar NU se-Kecamatan Bener.

Ketua PC IPNU Kecamatan Bener Muhammad Shofiyudin mengatakan, deklarasi tersebut merupakan sebuah komitmen awal IPNU-IPPNU di tingkatan pelajar untuk melawan narkoba. “Pelajar NU jangan sampai pasif terhadap pelbagai persoalan di kalangan pelajar, harus menjadi yang terdepan,” ungkapnya.

IPNU-IPPNU Bener Deklarasi Perangi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Bener Deklarasi Perangi Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Bener Deklarasi Perangi Narkoba

Setelah deklarasi yang berlangsung Sabtu (1/10) di Aula SMK Ma’arif NU Bener itu, diselenggarakan Seminar Anti Narkoba yang diisi oleh Kapolsek Bener AKP Kitfirul Aziz. “Kita kumpulkan semua perwakilan pelajar se-Kecamatan Bener baik dari sekolah negeri maupun swasta untuk bersama-sama menyatukan barisan,” imbuhnya.

ArrahmahMedia.Com

Menurut AKP Kitfirul Aziz, NU beserta banom-banomnya telah terbukti dalam berperan aktif dalam membangun masyarakat.

“Badan otonom NU selalu terlibat dalam membangun spiritual dan sosial masyarakat, termasuk narkoba. Maka saya harapkan, rekan-rekan dari IPNU-IPPNU meneruskan semangat positif tersebut,” pungkasnya. (Ahmad Nasuhan/Mahbib)

ArrahmahMedia.Com

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Budaya, Hikmah, Sholawat ArrahmahMedia.Com

Jumat, 19 Januari 2018

Usai Dilantik, IPNU-IPPNU Lasem Raker Bersama

Rembang, ArrahmahMedia.Com. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Lasem periode 2013-2015 secara resmi dilantik di Gedung KPRI Handayani Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Ahad (15/12).

Usai Dilantik, IPNU-IPPNU Lasem Raker Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)
Usai Dilantik, IPNU-IPPNU Lasem Raker Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)

Usai Dilantik, IPNU-IPPNU Lasem Raker Bersama

Pimpinan Wilayah IPNU dan IPPNU Jawa Tengah melantik pengurus PC IPNU Lasem yang diketuai Muhammad Saiful Anam, pengurus PC IPPNU Lasem yang diketuai Azizah Dewi R. Usai pelantikan, semua pengurus IPNU-IPPNU Lasem langsung mengadakan rapat kerja (raker) cabang untuk menyusun agenda kegiatan selama satu periode ke depan.?

Meski keduanya berbeda kepengurusan, IPNU dan IPPNU mengadakan rapat tersebut secara bersama-sama. Ketua panitia Rokib mengatakan, hal ini dilakukan agar program kerja yang sudah menjadi gagasan para pengurus selama ini tidak tertunda dan bisa segera dilaksanakan.

ArrahmahMedia.Com

Raker di antaranya memutuskan bahwa pembentukan dan pengembangan ranting di wilayah cabang IPNU-IPPNU Lasem menjadi program prioritas. Saiful Anam berkomitmen pihaknya akan menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh. Dia berharap, seluruh pengurus dapat bekerja secara kompak dan maksimal.

Ketua PCNU Lasem H Sholahudin Fatawi menyampaikan, IPNU dan IPPNU merupakan wadah organisasi yang menyediakan kader-kader penerus NU di masa mendatang. Menurut dia, organisasi ini merupakan tempat belajar, berfikir dan mengambil keputusan.

ArrahmahMedia.Com

Sholahudin berharap, pengurus baru dapat melanjutkan kiprah perjuangan NU. “NU sejak dulu selalu berperan aktif dalam kebangsaan baik dalam kemerdekaan, pemberontakan PKI ataupun terorisme,“ katanya.

Hadir dalam pelantikan tersebut segenap pengurus PCNU Lasem beserta badan otonom NU setempat, pimpinan komisariat dan pimpinan ranting se-cabang Lasem, perwakilan pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan sejumlah setempat. (Sayuti/Asmu’i/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com News, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Senin, 15 Januari 2018

Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako

Tasikmalaya, ArrahmahMedia.Com - Bazar rakyat berupa minyak murah diselenggarakan Puan Amal Hayati Cipasung pada Sabtu (11/6) bertempat di Kompleks SMK Kesehatan KH Mohammad Ilyas Ruchiat Jalan Muktamar NU XXIX Cipasung Tasikmalaya. Sedikitnya seribu warga Singaparna menyerbu bazar yang? dibuka mulai pukul 15.00-17.00.

Warga yang berdatangan dari berbagai desa di Singaparna ini rela antre mulai orang tua sampai kaum muda dan bahkan anak anak yang dibawa ibunya ikut mermaikan suasana bazar rakyat di sore itu. Selain bazar minyak murah ada juga pengecekan tensi darah dan cek golongan darah secara gratis oleh pelajar SMK Kesehatan KH Mohammad Ilyas Ruhiat Cipasung.

Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)
Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)

Bazar Murah Puan Amal Hayati Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Sembako

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Puan Amal Hayati Hj Sinta Nuriyah.

Menurut salah seorang warga yang mengikuti Bazar Murah Otim Khotimah menyatakan bahwa dirinya merasa terbantu dengan kegiatan ini karena mengurangi beban biaya atas kebutuhan sembako. Yang biasanya harga minyak goreng di pasaran Rp.14.000 per liter di sini sampai Rp. 9.000, sekitar selisih 5000 dengan harga biasanya.

ArrahmahMedia.Com

ArrahmahMedia.Com

Ia berharapan bazar seperti ini tidak hanya di bulan Ramadhan saja tapi bisa di Ramadhan yang lainnya dan tidak hanya minyak goreng tapi juga sembako lainnya mengingat kebutuhan sembako ini sangat dibutuhkan di bulan Ramadhan.

Sekretaris Puan Amal Hayati Cipasung Maryamah menyatakan, sebanyak 3000 liter minyak goreng dijual murah. Hasilnya sebanyak 3000 liter ini habis terjual dalam waktu dua jam.

Kami menyediakan 1000 kupon untuk 1000 keluarga? dan satu kupon? mendapatkan 3 liter minyak goring. Sasaran kami adalah warga Singaparna yang sekarang alhamdulillah 10 desa di Singaparna telah mengikuti dan membeli minyak goreng di bazar ini secara murah. (Husni Mubarok/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Bahtsul Masail, Hikmah, Syariah ArrahmahMedia.Com

Kamis, 04 Januari 2018

PMII ITS Adakan Super Camp SBMPTN 2015 Gratis untuk Pelajar NU

Surabaya, ArrahmahMedia.Com. PMII Institut Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengadakan program bimbingan belajar bagi pelajar NU untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri secara gratis. Dalam kegiatan ini, PMII ITS bekerjasama dengan PCNU Kota Surabaya dan Lembaga Amil Zakat dan Infaq al-Maun (Lazim).

PMII ITS Adakan Super Camp SBMPTN 2015 Gratis untuk Pelajar NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII ITS Adakan Super Camp SBMPTN 2015 Gratis untuk Pelajar NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII ITS Adakan Super Camp SBMPTN 2015 Gratis untuk Pelajar NU

Program tersebut dinamakan Super Camp SBMPTN 2015. Sebuah program bimbingan belajar intensif dengan sistem diasramakan ‘full service’ yang bertujuan untuk mempersiapkan pelajar NU sukses masuk ITS dan Fakultas Kedokteran.

"Alhamdulillah, program ini kami adakan lagi dengan mendapat dukungan penuh dari PCNU Kota Surabaya dan Lazim," ungkap Moh. Imam, Ketua PMII ITS, Ahad (1/3).

ArrahmahMedia.Com

Menurut ketua panitia, Ahmad Safaat, target program yang sudah berjalan selama 5 tahun ini adalah siswa-siswi SMA dari keluarga kurang mampu, namun memiliki kemampuan akademis yang memadai.?

"Program ini sudah berjalan mulai tahun 2010, dan pada tahun ini kami fokuskan pada pelajar NU terutama alumni-alumni pesantren," terangnya.

ArrahmahMedia.Com

Pada tahun ini, kata Safaat, pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 1 Mei 2015 dan bisa dilihat di www.beasiswasupercamp.com. "Dari semua pendaftar, panitia hanya memilih 35 peserta. Peserta yang dinyatakan lulus untuk mengikuti Super Camp SBMPTN 2015, akan difasillitasi asrama, makan, modul belajar, info PTN, psikotes, motivasi para pakar, try out mingguan, out bond, konsultasi pemilihan jurusan, dan masih banyak fasilitas gratis lainnya," ungkap kader PMII ITS ini. ?

Peserta program tahun ini, tambah dia, akan di training secara intensif selama 40 hari, dari tanggal 24 April hingga 4 Juni 2015. Untuk mengikuti program tersebut, peserta terlebih dahulu harus mengikuti beberapa langkah, yaitu mengikuti pendaftaran administrasi secara online dilaksanakan pada tanggal 1 Maret–10 April 2015. Kelulusan administrasi akan diumumkan di website Super Camp pada tanggal 10-13 April.?

“Peserta yang lulus seleksi administrasi berhak mengikuti try out pada tanggal 19 April 2015, hasilnya akan diumumkan pada tanggal 21 April 2015," ungkapnya.

Lebih lanjut Safa’at mengatakan, program ini merupakan bentuk kaderisasi awal pelajar NU supaya bisa mewarnai kampus ITS dan kampus favorit lainnya termasuk fakultas kedokteran dengan warna ke-NU-an.

"Ini langkah awal kita sebagai kader NU di kampus negeri supaya bisa bersaing dalam bidang akademik dan ilmu kedokteran," ungkapnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com AlaNu, Hikmah, Nasional ArrahmahMedia.Com

Sabtu, 30 Desember 2017

Posko Mudik LTM PBNU di Masjid Al-Huda Rancabanteng, Wangon

Banyumas, ArrahmahMedia.Com. Pengurus Lembaga Takmir Masjid PBNU kembali melibatkan MWCNU Wangon kabupaten Banyumas dalam pendirian posko mudik lebaran, Rabu (23/7). LTM PBNU menempatkan posko mudik berbasis masjid ini di masjid Al-Huda Rancabanteng jalan Raya Timur Wangon, Banyumas.

Ketua MWCNU Wangon Muhtarom Baidlowy dalam pembukaan posko Rabu (23/7) mendukung program dakwah LTM PBNU bil harakah dan bil mal. “Salah satu dakwah bil mal, ya menyediakan layanan Bus Mudik Gratis dan Posko Lebaran Berbasis Masjid.”

Posko Mudik LTM PBNU di Masjid Al-Huda Rancabanteng, Wangon (Sumber Gambar : Nu Online)
Posko Mudik LTM PBNU di Masjid Al-Huda Rancabanteng, Wangon (Sumber Gambar : Nu Online)

Posko Mudik LTM PBNU di Masjid Al-Huda Rancabanteng, Wangon

Posko ini didukung oleh pengurus GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU Wangon. Posko mudik ini akan melayani warga hingga Ahad 3 Agustus 2014.

ArrahmahMedia.Com

Tampak hadir dalam pembukaan posko mudik lebaran ini Musytasyar MWCNU Wangon KH Mahfudz Sholeh, Sekretaris GP Ansor Banyumas Juanda, dan perwakilan banom NU di wilayah Wangon. (Rusmanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Sholawat, Hikmah, RMI NU ArrahmahMedia.Com

ArrahmahMedia.Com

Kamis, 21 Desember 2017

Statemen Negatif atas RUU Pertembakauan Perlu Dicurigai

Kudus, ArrahmahMedia.Com. Statemen anggota Komisi Nasional (Komnas) Pengendalian Tembakau, Tulus Abadi di media yang mencurigai masuknya RUU Pertembakauan dalam Prolegnas tahun ini hanya murni kepentingan industri menuai tuduhan balik.

Statemen Negatif atas RUU Pertembakauan Perlu Dicurigai (Sumber Gambar : Nu Online)
Statemen Negatif atas RUU Pertembakauan Perlu Dicurigai (Sumber Gambar : Nu Online)

Statemen Negatif atas RUU Pertembakauan Perlu Dicurigai

Pasalnya, ia tidak merinci apa yang dimaksud dengan kalimat "ada sesuatu yang mencurigakan terkait masuknya RUU Pertembakauan". Ia juga menuding klaim untuk melindungi petani tembakau tentang RUU tersebut adalah kedok belaka.

?

Wakil Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kudus Zamhuri berpendapat, statemen Tulus Abadi patut dicurigai. Menurutnya, komentar Tulus bisa jadi merupakan pesanan dari kelompok yang ingin menggulingkan industri kretek nasional.

?

ArrahmahMedia.Com

Zamhuri mengatakan, mestinya Tulus bisa mengaji kretek dari berbagai sisi, sehingga akan mendapatkan pemahaman yang utuh terkait industri kretek yang merupakan warisan budaya bangsa ini.

?

ArrahmahMedia.Com

"Kretek sudah ada sejak ratusan tahun silam di bumi Nusantara dan telah terbukti memberi maslahah (manfaat) kepada masyarakat, tetapi kemudian dipersoalkan gara-gara adanya desakan masyarakat internasional," ujarnya, Senin (14/9).

?

Terkait adanya desakan dunia internasional itu, mestinya bukan melemahkan potensi dan kekuatan industri kretek nasional yang harus dilakukan. Sebaliknya, kata Zamhuri, elemen masyarakat di negeri ini harus jeli terhadap agenda terselubung yang bisa mengancam keberlangsungan industri kretek nasional.

?

"Pengaturan masalah tembakau, misalnya, tidak cukup hanya dilihat dari isu kesehatan, karena masalahnya telah melebar menjadi multiproblem. Masalah pertembakauan bukan sekadar bisnis asap semata, namun kekuatan ekonominya sudah jauh merasuk ke dalam tulang sumsum sistem ekonomi masyarakat dan menggerakkan pasar ekonomi dengan omzet ratusan triliun rupiah," paparnya sebagaimana rilis yang diterima ArrahmahMedia.Com.

?

Peneliti Masyarakat Pemangku Kepentingan Kretek Indonesia (MPKKI) ini menambahkan, hingga kini, regulasi yang menjadi landasan yuridis dalam pengaturan masalah pertembakauan, kurang memadai dan lebih banyak merespon isu tembakau dari dimensi kesehatan. Itu pun dari berbagai kajian, soal dampak kesehatan akibat mengonsumsi asap kretek masih bisa diperdebatkan.

?

Hal itu, menurutnya, antara lain bisa dilihat dalam UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan yang menegaskan tembakau sebagai zat adiktif, dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 102/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

?

"Padahal, dalam negara hukum yang demokratis, mensyaratkan empat perangkat kondisi sosial. Yakni persamaan dalam setiap proses politik, tidak ada kelompok yang memonopoli, berlakunya nilai-nilai yang disebut sebagai kebajikan publik, serta menerima perbedaan dan konflik kepentingan sebagai realitas sosial yang tidak dapat dihindarkan. Pemahaman ini juga mestinya dipahami oleh kelompok anti tembakau, termasuk Tulus Abadi," tambah Zamhuri. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

?

Foto: Ilustrasi

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Daerah, Ubudiyah, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Minggu, 17 Desember 2017

Gusdurian: Tindak Tegas Pelaku Kekerasan di Yogyakarta

Jakarta, ArrahmahMedia.Com. Kekerasan dengan dalih agama kembali terjadi. Kali ini menimpa? salah seorang aktivis Forum Lintas Iman, Aminuddin Azis, di Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Jumat (2/05). Menurut sejumlah sumber, aksi kekerasan dilakukan oleh segerombolan orang dari? FJI (Front Jihad Islam).? Kekerasan ini ditengarai akibat pernyataan korban di sebuah media massa.

Koordinator Jaringan Gudurian Indonesia Alissa Wahid dalam rilis yang diterima ArrahmahMedia.Com, Ahad (4/5), menuntut aparat kepolisian bertindak tegas dan menangkap pelaku. Ia juga mendesak para penegak hukum, khususnya di DIY, untuk melindungi kebebasan berpendapat dan beragama sesuai amanat Undang-Undang Dasar Republik Indonesia.

Gusdurian: Tindak Tegas Pelaku Kekerasan di Yogyakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Gusdurian: Tindak Tegas Pelaku Kekerasan di Yogyakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Gusdurian: Tindak Tegas Pelaku Kekerasan di Yogyakarta

Menurut Alissa, kasus yang menimpa Aminuddin Azis ini mengikuti peristiwa-peristiwa kekerasan atas nama agama yang sebelumnya terjadi di wilayah DI Yogyakarta, seperti perusakan kantor Yayasan LkiS, ancaman terhadap Rausyan Fikr, ancaman penutupan Gereja dan lain-lain.

ArrahmahMedia.Com

"Selama ini berbagai kasus kekerasan atas nama agama tidak pernah diusut secara tuntas. Para pelaku tetap dibiarkan berkeliaran tanpa hukuman," kata putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)? ini.

ArrahmahMedia.Com

Hal tersebut, lanjut Alissa, menunjukkan bahwa penegak hukum di Indonesia, khususnya di DIY, gagap dan tidak mampu menjamin kebebasan berpendapat dan kebebasan beragama yang sebenarnya dijamin oleh konstitusi.

Jaringan Gusdurian juga meminta aparat hukum untuk tidak takut terhadap siapapun dan kelompok manapun yang melanggar hukum dengan dalih agama.? Para pecinta dan penerus perjuangan Gus Dur diseluruh Indonesia didorong untuk terus berjuang mewujudkan keadilan hukum dan melawan semua bentuk diskriminasi serta penindasan.

Komunitas yang berdiri pascawafatnya Gus Dur ini menyerukan kepada masyarakat luas untuk terus memantau dan mengawal penegakan hukum terhadap kasus-kasus kekerasan atas nama agama.? (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Hikmah, Quote, Khutbah ArrahmahMedia.Com

PCNU Probolinggo Dirikan Business NU Center

Probolinggo, ArrahmahMedia.Com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo membangun Business NU Center dalam rangka mewujudkan kemandirian organisasi. Business Center NU ini berlokasi terpadu dengan Kantor PCNU Kota Probolinggo di Jalan Bengawan Solo 1 Kota Probolinggo.

Awal April lalu, Business NU Center sebanyak dua unit berukuran 4x9 meter ini diresmikan oleh Rais Syuriyah PCNU Kota Probolinggo KH Abdul Aziz Fadhol melalui penandatanganan prasasti didampingi mantan aktivis IPNU H Muzamiil Syafi’i dan pengurus harian PCNU Kota Probolinggo.

PCNU Probolinggo Dirikan Business NU Center (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Probolinggo Dirikan Business NU Center (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Probolinggo Dirikan Business NU Center

“Business NU Centre ini didirikan sebagai upaya organisasi dalam rangka pemberdayaan ekonomi nahdliyin. Di samping juga untuk kemandirian organisasi sebagai goal-nya,” kata Wakil Ketua PCNU Kota Probolinggo H Ahmad Hudri, Senin (10/4).

Menurut Hudri, dengan berdirinya Business NU Center maka nantinya diharapkan akan mampu mewujudkan aktivitas perekonomian bagi warga NU. Kemandirian organisasi juga bisa terwujud di masa yang akan datang sehingga organisasi tidak lagi bergantung kepada pihak-pihak lain dalam hal pendanaan.

ArrahmahMedia.Com

ArrahmahMedia.Com

“Dengan kata lain, Business NU Center ini nantinya bisa menjadi pusat pemberdayaan perekonomian warga NU. Sehingga warga NU bisa mandiri dalam mengangkat potensi ekonomi yang ada di wilayahnya masing-masing demi meningkatkan kesejahteraan mengangkat dan kemandirian warga NU itu sendiri,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Anti Hoax, Hikmah ArrahmahMedia.Com

Jumat, 15 Desember 2017

Pengasuh Pesantren Ash-Shidiqqi Lampung Tengah Wafat

Lampung Tengah, ArrahmahMedia.Com?

Keluarga besar Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung berduka lantaran salah seorang kiainya, KH Ahmad Zuhri wafat pada Senin (1/5) bertepatan 4 Syaban 1438 H sekitar pukul 14.40. Kiai Ahmad Zuhri yang wafat pada usia 67 tahun itu adalah Pengasuh Pesantren Ash-Shidiqqi Dusun Sragen, Kampung Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah.

Ribuan takziyah menjadi saksi pemakamannya di kompleks pesantren Ash-Shidiqqi, tepatnya di belakang masjid Baitush Sholihin. Iqror dan pemakaman al-maghfurlah KH Ahmad Zuhri dipimpin KH Syamsudin Thohir, sesepuh NU Kota Metro sekaligus Mustasyar PWNU Provinsi Lampung.

Pengasuh Pesantren Ash-Shidiqqi Lampung Tengah Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengasuh Pesantren Ash-Shidiqqi Lampung Tengah Wafat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengasuh Pesantren Ash-Shidiqqi Lampung Tengah Wafat

Miftakhul Izza, salah satu alumni pesantren Ash-Shidiqqi mengatakan, informasi dari beberapa kerabat dan alumni pesantren. Ia menyebutkan bahwa almarhum beberapa bulan lalu jatuh sakit. Lalu berobatr di rumah sakit baik di Bandar Lampung hingga ke pulau Jawa.

?

"Abah Yai selama muda sudah aktif di NU mulai dari IPNU sejak di Semarang Jawa Tengah. Selain mengasuh pesantren, beliau mempunyai keistimewaan, suaranya yang merdu nan indah bahkan hingga hari ini, beliau meniru abahnya,” katanya. ?

ArrahmahMedia.Com

Di masa awal Reformasi, lanjut Wakil Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lampung Tengah ini, Kiai Ahmad Zuhri pernah aktif di partai politik hingga menjadi anggota legislatif ? di DPRD Provinsi Lampung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (Akhmad Syarief Kurniawan/Abdullah Alawi)

?

ArrahmahMedia.Com

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Hikmah, Pesantren, Kajian ArrahmahMedia.Com

Kamis, 14 Desember 2017

Kajian Kebiri Bagi Pelaku Paedofilia Berjalan Alot

Jakarta, ArrahmahMedia.Com. Sejumlah pakar dan praktisi masing-masing disiplin mengutarakan pandangannya terkait wacana sanksi kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Forum kajian yang difasilitasi Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU dan PP Fatayat ini, berjalan dinamis. Selain mengaji teknis, mereka juga mengemukakan prinsip masing-masing.

Kajian Kebiri Bagi Pelaku Paedofilia Berjalan Alot (Sumber Gambar : Nu Online)
Kajian Kebiri Bagi Pelaku Paedofilia Berjalan Alot (Sumber Gambar : Nu Online)

Kajian Kebiri Bagi Pelaku Paedofilia Berjalan Alot

Dokter Roslan Yusni memaparkan kebiri dalam sejarah panjang manusia, bentuk-bentuk kebiri dalam medis. Ia juga menjelaskan kecenderungan seksual manusia. Menurutnya, kecenderungan seksual manusia yang sangat beragam tidak termasuk dalam kategori penyakit dalam medis.

“Kecenderungan seksual yang beragama mulai dari hetereseksual, biseksual, aseksual, queer, bukan penyimpangan dalam medis,” kata Roslan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (5/11) sore.

ArrahmahMedia.Com

Menurutnya, kedokteran memunyai prinsip yang harus dipatuhi seperti mengobati penyakit orang yang baik atau jahat. “Kita tidak boleh menyakiti pasien. Kebiri itu menyakiti. Pengadilan sekalipun tidak bisa mengintervensi dokter. Kecuali kebiri diusulkan sendiri oleh pasien bersangkutan,” kata Roslan.

ArrahmahMedia.Com

Sementara Abdul Malik Haramain dari Komisi VIII DPR RI mengatakan bahwa pihaknya sudah membentuk panja untuk perlindungan anak. Berdasarkan data yang dihimpun Panja ini, kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia menempati posisi tertinggi di Asia Tenggara.

Komisi VIII, kata Malik Haramain, mengajukan empat rekomendasi kepada pemerintah untuk mengatasi kejahatan seksual terhadap anak. Kita usulkan perbaikan dan penerapan regulasi, penguatan kelembagaan seperti kementerian pemberdayaan perempuan, koordinasi antarkementerian dan lembaga negara terkait, dan partisipasi perempuan.“Kita fokus pada pencegahan. Tetapi pada prinsipnya kita setuju pemberatan sanksi bagi pelaku,” kata Malik.

Salah seorang anggota Komnas HAM H Imdadun Rahmat mendukung pemberatan hukuman. Tetapi, menurutnya, pemberatan tidak berarti kejam. “Sanksi harus adil, tidak boleh merendahkan martabat kemanusiaan pelaku.”

Demikian juga Ruha Masfufah dari Komnas Perempuan. Menurut Masfufah, sanksi itu harus. Tetapi tidak tidak boleh mencederai rasa keadilan. “Saya harap wacana sanksi kebiri ini dikaji serius.”

Rais Syuriyah KH Masdar F Masudi sendiri menawarkan sanksi “cash dan carry”. Kebiri itu bisa mengambil bentuk kebiri kimiawi, menurutnya, sanksi yang selesai pasca eksekusi karena tidak membebani anggaran negara. “Pelaku dikebiri, sudah selesai, tanpa harus rehabilitasi mental pelaku,” kata Masdar. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

ArrahmahMedia.Com Hikmah, Kiai, Nahdlatul ArrahmahMedia.Com

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs ArrahmahMedia.Com sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik ArrahmahMedia.Com. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan ArrahmahMedia.Com dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock